Senin, 23 April 2018

Minimalisir Penyalahgunaan Alkohol Untuk Mabuk, Polisi Tempel Stiker Himbauan di Apotik


Mengantisipasi banyakya korban yang berjatuhan akibat miras oplosan, Kasubbag Humas Polresta Probolinggo AKP Dwi Sucahyo melakukan patroli dialogis dengan pemilik apotek dan dilanjutkan dengan penempelan stiker himbauan dari Kapolresta Probolinggo terkait dengan bahayanya mengkonsumsi alkohol 70 – 100 %, Senin siang, (23/04/18).

Apotek pertama yang didatangi adalah Apotek Sumber Baru yang beralamat di. Jl. A. Yani 11A Kota Probolinggo. Dalam kesempatan tersebut, AKP Dwi Cahyo menjelaskan bahwa agar pemilik apotek lebih selektif untuk menjual alkohol kepada para konsumen. Kalau sudah terlihat mencurigakan dan tidak dapat menjelaskan penggunaannya, lebih baik jangan di layani.

“Saat ini diindikasi bahwa ada beberapa pemuda yang memanfaatkan obat ataupun alkohol yang dijual apotek untuk mendapatkan efek mabuk. Maka dari itu kami berharap para pemilik Apotek bekerja sama dengan Polri dalam upaya memberantas miras Oplosan di wilayah Kota Probolinggo”, jelasnya.

Bu Emmy, pemilik Apotek Sumber Baru mengatakan bahwa memang selama ini sering ada anak – anak yang berpenampilan seperti anak punk berniat memberli alkohol ke apotik ini, namun tidak pernah kami layani.

“Selalu kami bilang habis pak, kalau ada anak yang mencurigakan mau beli di sini. Kami tidak menjual alkohol kepada anak – anak yang mencurigakan”, ungkapnya.

Tidak hanya Apotek Sumber Baru, kegiatan ini berlanjut ke Apotek Fajar dan Apotek Probolinggo yang beralamat di Jl. Panjaitan Kota Probolinggo. Kedua pemilik apotek ini juga mengatakan bahwa pihak mereka tidak akan menjual alcohol 70 – 100 % kepada anak – anak yang mencurigakan.

Pastikan UNBK Lancar, Polresta Dan Pemkot Lakukan Sidak


Guna menjamin lancarnya penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Pertama atau sederajat, Pemkot Probolinggo bersama Kepolisian melakukan pengecekan di sekolah – sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Senin (23/04/18). Hal ini dilakukan oleh untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan Unas tahun ini.

Kegiatan ini diikuti oleh Walikota Probolinggo, Kepala Dinas Pendidikan, Kemenag dan Kapolresta Probolinggo yang diwakili oleh Kabag Sumda dan Kasat Binmas Polresta Probolinggo.

SMP 10 Kota Probolinggo, sekolah yang pertama kali didatangi oleh rombongan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMP 10. Kepala sekolah menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tidak ada hambatan. Para siswa juga sebelum pelaksanaan ujian sudah diberikan pelatihan sehingga pada saat hari “H”, mereka tidak bingung dalam pelaksanaan.

Singgah di lokasi kedua yaitu MTS Kota Probolinggo, terlihat bahwa sekolah tersebut sudah siap dalam pelaksanaan ujian UNBK. Drs Tawin, Kepala Sekolah, juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah melakukan persiapan secara matang selama pelaksanaan ujian Nasional.

“Sekolah kami insya allah sudah siap dalam menyambut Unas tahun ini. Semoga kegiatan unas yang dimulai pada hari ini bisa berlangsung lancar dan tanpa gangguan”, Ucapnya

Kepada tim Tribratanews Kapolresta yang diwakili oleh Kabag Sumda Kompol Sayudi menjelaskan tujuan sidak adalah untuk memastikan terselenggaranya UNBK dengan lancar tanpa ada kendala teknis.

“Kami hanya ingin memastikan Unas tahun ini berjalan lancar dan aman.”,ucap Kabag Sumda.

Selain 2 Sekolah menengah tadi, jajaran Polresta Probolinggo juga mengunjungi sekolah – sekolah lain demi memastikan kelancara kegiatan Unas tahun. Diantaranya Kapolsek Wonomerto yang mengunjungi SMP Negeri Wonomerto serta Kapolsek Sumberasih yang mengunjungi SMPN 1 Sumberasih.

Minggu, 22 April 2018

Penuh Haru, Setelah Tiga Puluh Enam Tahun Mengabdi, Polisi Ini Dilepas Rekan Sejawat


Berikan apresiasi untuk personil Polri yang akan purna tugas, Polsek Kademangan memberikan kejutan sebuah kado perpisahan terhadap anggota mereka pada hari Jumat malam (21/04/18). Acara pelepasan Ipda Suparno ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian yang telah diberikan oleh beliau untuk masyarakat selama puluhan tahun tepatnya 36 (tiga puluh enam) tahun lebih. Bertempat di lapangan apel Mapolsek Kademangan, acara ini dihadiri oleh Kabag Sumda Polresta Probolinggo Kompol Sayudi, Kapolsek Kademangan Kompol Toyib Subur dan seluruh anggota Polsek Kademangan.

Kapolsek Kademangan mengungkapkan bahwa hari ini, Polsek Kademangan telah melepas salah satu anggota terbaik yang pernah dimiliki oleh polsek. Dedikasi dan pengabdian Ipda Suparno dalam hal melayani  masyarakat sudah tidak bisa dihitung lagi. Kapolsek juga mengatakan bahwa Ipda Suparno bisa dengan bebas bersilaturahmi apabila “rindu” terhadap tugas kepolisian.

“Biasanya nanti pasti kangen karena terbiasa melayani masyarakat. Kalau sudah kangen, silahkan silaturahmi ke Polsek, pintu kami selalu terbuka untuk beliau”, Ucap Kapolsek.

Ipda Suparno mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka bahwa di hari terakhirnya mengabdi kepada masyarakat mendapatkan surprise berupa acara pelepasan. Ipda Suparno juga mengungkapkan permohonan maaf kepada anggota polri dan masyarakat apabila di masa baktinya mempunya salah dan kekurangan karena sesungguhnya tidak ada Polisi yang sempurna.

“Terima kasih rekan – rekan, acara ini sungguh sangat mengejutkan bagi saya. Tiga puluh enam tahun lebih tiga bulan mengabdi di Insitusi Kepolisian, hari ini saatnya bagi saya untuk beristirahat dan memberikan waktu saya penuh untuk keluarga. Saya berharap, semoga kedepan, Polri semakin jaya, semakin profesional, khusus untuk para anggota Polres dan Polsek, saya memohon maaf apabila saya ada salah pada saat saya masih dinas aktif”, Ucapnya penuh haru.

Dalam acara ini, Ipda Suparno mendapatkan cindera mata oleh kapolsek berupa cincin emas. Ipda Suparno juga sempat menyanyikan dua buah lagu perpisahan yang disambut dengan haru oleh rekan – rekan polisi yang mengantar pelepasan beliau sebagai anggota Polri. Ipda Suparno akan resmi pensiun pada tanggal 27 April 2018.

Sabtu, 21 April 2018

Hari Kartini, Polwan Adu Cepat Bongkar Pasang Senapan SSV-2 Pindad


Mengenang jasa RA. Kartini, puluhan polisi wanita (Polwan) anggota Polresta Probolinggo adu ketangkasan, Sabtu (21/4/2018). Selain persamaan gender, lomba-lomba itu untuk juga untuk mengasah keahlian Polwan.

Halaman Mapolresta Probolinggo tiba-tiba riuh rendah dengan sorak sorai. Mereka menyemangati Polwan yang adu ketangkasan membongkar senjata laras panjang. Mereka harus membongkar dan memasang kembali senapan SSV-2 buatan PT. Pindad. Siapa yang cepat dan terampil akan menjadi pemenang dalam lomba ini. Pada adu bongkar senjata, Bripda Dian menjadi yang tercepat.

“Hanya berlatih sekali untuk belajar bongkar pasang senjata laras panjang itu. Yakni sehari sebelum pelaksanaan. Jadi tidak ada persiapan khusus. Masak mau kalah dengan lelaki. Kan kita harus mentauladani RA. Kartini yang telah membuka cakrawala bagi kaum perempuan,” kata Bripda Dian.

“Melalui lomba triatlhon ala Polwan Polresta Probolinggo ini, kami memperingati hari Kartini. Jadi polwan itu benar-benar wanita tangguh, pantang menyerah, tanpa melupakan identitas sebenarnya sebagai wanita, yang penuh kelembutan,” terang Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal.

Rangkaian peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April ini, sengaja dibuat meriah, dengan memperhatikan keterampilan dan keahlian yang harus dikuasai seorang polwan. Meliputi kekuatan, sebagai bukti bahwa polwan Polresta Probolinggo mampu menjaga kondusifitas wilayah.


Peringati Hari Kartini, Polwan Polresta Probolinggo Adu Ketangkasan


Sambut hari Kartini, sabtu pagi (21/04/18) Polresta Probolinggo mengadakan berbagai macam lomba ketangkasan untuk Polwan jajaran Polresta Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan seusai apel pagi bertempat di lapangan Apel Mapolresta Probolinggo. Selain seluruh Polwan, nampak hadir dalam kegiatan ini  PJU Polresta Probolinggo serta anggota Polresta Probolinggo.

Dalam sambutannya, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum mengungkapkan bahwa seluruh Polwan harus mengikuti dan mempedomani semangat yang telah ditunjukkan oleh Ibu R.A Kartini. Kapolres juga menambahkan, Untuk momentum Hari Kartini ini, para Polwan harus bisa lebih menghayati peranan RA Kartini dalam mengangkat derajat perempuan. Sebab tanpa perjuangan RA Kartini, lanjutnya, mungkin tidak ada wanita yang bisa menjadi polisi.

“Berkat perjuangan dari RA Kartini, kedudukan pria dan wanita sejajar. Wanita bisa menjadi apapun seperti yang di cita – citakan. Saya berharap, Polwan jajaran Polresta bisa menanamkan semangat perjuangan dari RA Kartini”, tegas Kapolres.

Kegiatan Lomba ini diisi dengan perlombaan individual maupun secara kelompok . Dengan mengenakan kebaya, para Polwan dengan penuh semangat mengikuti lomba rakit senjata, lomba tarik mobil serta lomba membuat rujak orek.