Senin, 15 Oktober 2018

Lakukan Turlalin Pagi, Kapolres : Merupakan Tugas Dan Kewajiban Kepada Masyarakat


Senin pagi (15/10/18) arus lalu lintas di sekitaran Kota Probolinggo cukup padat. Masyarakat hilir mudik menggunakan berbagai macam kendaraan untuk mengawali minggu ketiga di bulan Oktober. Anggota kepolisian terlihat di beberapa simpul jalan yang padat lalin untuk melaksanakan pengaturan. Tak terkecuali Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M,Hum.

Kepada tim Tribratanews, Kapolres mengatakan bahwa pada awalnya, tujuannya untuk mengecek kelengkapan dan kesiapan anggota di lapangan yang melaksanakan kegiatan pelayanan pagi kepada masyarakat. Namun, setelah melihat arus lalin yang cukup padat, Kapolresta secara spontan langsung ikut turun bersama anggota untuk melaksanakan kegiatan turlalin membantu melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

“Biasanya di awal minggu terutama hari senin pagi, kegiatan masyarakat banyak dilakukan di pagi hari. Tentunya merupakan tugas dan kewajiban kami untuk melakukan kontrol dan mendampingi anggota untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, salah satu bentuknya adalah pelayanan pengaturan lalu lintas”, jelasnya..

Hp Dan Motor Berhasil Ditemukan, Korban : Kita Tidak Boleh Apatis Terhadap Aparat


Airmata bahagia menetes dari mata “An” karena Polresta Problinggo berhasil menangkap “A”, ( salah seorang tersangka yang telah merampas sepeda motor miliknya ) dan berhasil menemukan Hp Samsung S8 yang ada saat kejadian  pembegalan, ikut terbawa oleh pelaku karena berada di dalam jok sepeda yang dirampas oleh tersangka “A”.

“Alhamdulillah Hp saya bisa kembali pak. Semoga dalam waktu dekat, sepeda saya juga dapat ditemukan oleh bapak – bapak polisi. Terima kasih pak atas usahanya untuk mengungkap pelaku dari kasus yang telah saya alami di jalan Citarum itu”, Ucap An.

Disamping “An”, “P” juga merupakan salah satu korban dari kasus begal yang dilakukan oleh tersangka “A”. “P “ yang saat itu hendak pulang kerja, secara tiba – tiba dipepet dan ditendang oleh tersangka. Setelah terjatuh, sepeda “P” langsung dibawa lari oleh tersangka. Tentunya, rasa gembira dan haru juga tidak dapat ditutupi ketika anggota jajaran Polresta Probolinggo menghubungi “P” dan mengatakan bahwa pelaku yang telah melakukan tindak pidana terhadap “P” sudah tertangkap serta sepeda motor Scoopy milik “P” juga berhasil ditemukan.

“Terima kasih pak. Alhamdulillah sepeda saya telah kembali. Ini merupakan hasil jerih payah saya bekerja. Saya sangat bahagia karena pelaku juga telah berhasil ditangkap”, Ucap “P”

Sebagai bentuk apresiasi terhadap jajaran Polresta Probolinggo, “An” dan “P” memberikan sebuah “piagam penghargaan” yang berisi ucapan terima kasih kepada jajaran Polresta Probolinggo yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku dari tindak pidana yang telah dialami oleh “An” dan “P”. “Piagam” tersebut diterima langsung oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum yang juga langsung disambut oleh tawa bahagia dari “An” dan “P”.

“Ini sebagai wujud terima kasih kami dan apresiasi kami pak kepada jajaran Polresta Probolinggo yang sudah berupaya dengan maksimal untuk mengungkap pelaku dari tindak pidana ini. Kita tidak boleh apatis terhadap kinerja aparat”, Ucap An.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada “An” dan “P” yang telah mengapresiasi kinerja dari jajaran polresta Probolinggo atas keberhasilan ungkap kasus begal ini. Kapolresta juga mengungkapkan, untuk sepeda motor dari “An” yang masih belum ditemukan, jajaran Polresta akan tetap berupaya secara maksimal untuk bisa segera menemukan sepeda motor tersebut.

“Tentunya apresiasi yang telah diberikan kepada kami akan kami gunakan sebagai penambah motivasi agar kedepan, bisa lebih maksimal lagi dalam melaksanakan kegiatan ungkap kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polresta Probolinggo”,Ucap Kapolresta.



Melawan Saat Ditangkap, Kedua Kaki Spesialis Begal Di " Dor "

Kejahatan jalanan yaitu begal yang meresahkan masyarakat berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian Polresta Probolinggo. Senin pagi, ( 15/10/18 ) Jajaran Polresta Probolinggo melaksanakan kegiatan konferensi pers terhadap ungkap kasus yang berhasil dilakukan terkait dengan kasus curas yang terjadi di wilayah hukum Polresta Probolinggo. Bertempat di depan gedung serbaguna polresta Probolinggo, kegiatan pers release ini di pimpin langsung oleh kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum dan didampingi oleh Wakapolresta Probolinggo Kompol Djumadi S.H.

Dalam kegiatan ini, Kapolresta mengungkapkan bahwa jajarannya telah berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial “A”, 27 tahun, warga dusun Semendi Barat Desa Semendi kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo yang pada saat diamankan, polisi terpaksa menembak kedua kaki dari tersangka "A" karena melakukan perlawanan pada saat hendak diamankan oleh petugas. Kapolres juga mengatakan jajarannya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yaitu satu unti telepon genggam merk Samsung S8, satu unit sepeda motor Scoopy, satu unit sepeda motor Honda Beat hitam serta beberapa senjata tajam dan kaos serta jaket yang digunakan pelaku pada saat melaksanakan tindak pidana tersebut.

“Awalnya, tersangka dengan temannya membuntuti korban yang sedang melewati Jalan Citarum kec. Kanigaran kota Probolinggo hendak menuju ke rumah teman, kemudian tersangka memepet serta menendang sepeda motor yang dikendarai korban hingga korban terjatuh. Tersangka lalu mengancam dengan mengacungkan sebilah celurit. Setelah korban merasa terancam, tersangka mengambil sepeda motor beserta satu buah HP Samsung S8 yang pada saat itu berada di dalam jok korban”, Ucap Kapolresta.

Berawal dari pengungkapan kasus di jalan Citarum tersebut, anggota Polresta Probolinggo melaksanakan pengembangan dan berhasil mengungkap kasus curat yang juga dilakukan oleh tersangka “A” dengan TKP yang berbeda yaitu di Jalan Semeru Kec. Kademangan Kota Probolinggo.

“Pelaku merupakan TO dan DPO dari berbagai kota. Pasuruan Kota, Probolinggo kabupaten, Lumajang serta tentunya Kota Probolinggo”, Ucap Kapolres.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 ( Sembilan ) tahun.

Ungkap Kasus Curas Dan Curhewan, Kapolres Berikan Reward Kepada Anggota


Motivasi dan apresiasi terus diberikan oleh Kapolresta Probolinggo terhadap jajarannya yang berhasil melaksanakan sebuah ungkap untuk kasus kejahatan. Senin pagi, ( 15/10/18 ) Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum memimpin langsung kegiatan upacara pemberian reward kepada para anggota jajaran Polresta Probolinggo yang berhasil mengungkap kasus curas dan curhewan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Probolinggo. Bertempat dilapangan apel mapolresta, kegiatan ini diikuti oleh para PJU Polresta Probolinggo serta hampir seluruh anggota jajaran Polresta Probolinggo.

Dalam kegiatan ini, kapolresta sangat berterima kasih atas keberhasilan anggota dalam pengungkapan kasus curas dan curhewan yang saat ini sedang marak terjadi, sehingga hal ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Polri. Kapolresta juga mengatakan bahw dengan adanya pemberian penghargaan tersebut tidak berarti anggota bisa berpuas diri. Namun sebaliknya, anggota harus tetap ditingkatkan untuk pengungkapan kasus - kasus yang lainnya, selain itu diharapkan kegiatan seperti dapat memotivasi anggota yang lain untuk bisa berprestasi.

“Ke depan untuk pemberian penghargaan/reward diharapkan tidak hanya kepada anggota opsnal saja, namun juga diberikan kepada anggota Bagsumda, Bagops, Bagren, Satintelkam, Satlantas, Satsabhara dan anggota lain yabg bertugas pd fungsi staf”, Ucap Kapolresta.

Adapun anggota yang mendapatkan reward dalam kegiatan upacara ini terdiri dari anggota yang berhasil mengungkap kasus curas TKP Jl. Citarum Kota Prob yaitu Apitu Agus Erwantoro banit Satreskrim, Aipda Dodik dan Wahyu .H banit  Satreskrim, Bripka Eko Wahyudi banit Satreskrim, Bripka M. Ali Adi .S banit Satreskrim, Brigpol M. Anwar Nasir banit Satreskrim, Brigpol Deby Hermansyah banit Satreskrim serta Brigpol Candra Bayu banit Satreskrim.

Anggota yang berhasil mengungkap kasus Curhewan TKP Kel. Jrebeng Kulon Kec. Kedopok Kota Prob yaitu Ipda Mugi, SH panit 1 Reskrim Polsek Wonoasih, Bripka Bagus Dwi Wardana banit Reskrim Polsek Wonoasih, Brigpol Muhammad Malik Alawi banit Reskrim Polsek Wonoasih serta Bripda Zaky Abdillah banit Reskrim Polsek Wonoasih. Terakhir, Kapolresta juga memberikan penghargaan terhadap anggota yang berhasil mengungkap kasus Curhewan TKP Jl. Tidar Kec. Kademanga  Kota Probolinggo yaitu Aiptu Agus Zainudin SH PS. Panit 1 Reskrim Polsek     Kademangan, Brigpol Trihandika Oktafianus banit Reskrim Polsek Kademangan, Brigpol Trihandika Oktafianus banit Reskrim Polsek Kademangan serta Brigpol Bambang Adi Sucipto banit Intelkam Polsek Kademangan.



Wujudkan Pemilu Aman, Damai Dan Kondusif, Kapolsek Bersama 3 Pilar Gelar Apel Bersama


Tahun 2019 adalah tahun politik dimana akan diselenggarakannya pileg dan pilpres bagi masyarakat Indonesia. Dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 aman, damai dan kondusif, Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi bersama Camat Mayangan Bpk. M Abas dan Danramil 0820/01 Kapt Inf Gatot Widiono menggelar apel bersama 3 Pilar se - Kec. Mayangan bertempat di Aula Kel. Jati Kec. Mayangan Kota Probolingg, Selasa (9/10/18).

Peserta yang hadir dalam Apel Bersama ini adalah dari Kepolisian seluruh Bhabinkamtibmas Kec. Mayangan, dari unsur Pemerintahan seluruh Lurah bersama staff Kelurahan dan dari unsur TNI adalah Babinsa se Kec. Mayangan.

Tujuan diadakan Apel Bersama 3 Pilar ini adalah untuk menguatkan sinergitas 3 pilar di tingkat bawah yakni Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang nantinya akan mengelola pengamanan wilayah karena mereka ini adalah unsur terdepan dalam pengamanan di wilayahnya oleh karenanya kita perlu bangun sinergitas ketiga pilar tersebut." Tutur Camat Mayangan

Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi menjelaskan bahwa untuk menciptakan situasi keamanan saat ini, Polsek Mayangan saat ini tengah melaksanakan Operasi Bina Waspada Semeru 2018 dan nantinya pada saat Hari H pemilu, kita akan mengerahkan anggota dari Kepolisian dan TNI yang akan berjaga di setiap TPS.

"Kami tiga pilar telah melakukan komitmen netralitas untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, aman dan damai." tutur Kapolsek.