Rabu, 21 November 2018

Peringati Maulid Nabi, Pengurus YKB dan Wali Murid TK Bagikan Puluhan Paket Sembako


Sebagai bentuk syukur, Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Probolinggo Kota, Kepala Sekolah (Suryani, S.Pd.,M.Pd) dan guru serta Wali Murid TK Kemala Bhayangkari 16 melaksanakan bakti sosial dan membagikan sembako dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW (21/11/218).

Tak kurang dari 50 paket sembako dibagikan kepada tukang becak, anak yatim piatu dan kurang mampu. Paket sembako tersebut berisi beras, gula, minyak goreng dan mie instan.

Indah Pauji, selaku wakil ketua YKB Cabang Probolinggo Kota menuturkan kegiatan ini untuk meningkatkan cita rasa kepada perjuangan Nabi Muhammad SAW dengan cara mengaplikasikan sunnah RAsul yang dicontohkan oleh beliau sebagai Uswatun Hasannah.

“Seluruh dana paket sembako ini murni swadaya dari Wali Murid TK Kemala Bhayangkari 16 Kota Probolinggo. Jujur kami bangga dan terharu melihat kepedulian dari para wali murid ini” terangnya.

Nining, salah satu wali murid mengaku senang dengan adanya kegiatan sosial yang menyasar langsung kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat dan meringankan beban saudara kita yang kurang mampu dan kami harap dapat berkesinambungan di masa yang akan datang. Tidak berhenti sampai disini saja” ujarnya.

Senin, 19 November 2018

Gandeng Dinas Kesehatan, Polisi Lakukan Sidak Ke Toko Kosmetik


Antisipasi peredaran Kosmetik kadaluarsa dan yang tidak memiliki ijin edar dari BPOM , Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum melaksanakan Sidak ke beberapa toko kosmetik yang ada di wilayah hukum Polresta Probolinggo senin, (19/11/19) pagi. Kegiatan sidak ini diikuti oleh PJU Polresta Probolinggo, Kabid perdagangan DKUPP Bpk. Subagio, Staf DKUPP Bpk. Suryanto,serta Dinas kesehatan Ibu. Dewi.

Kepada tim Tribratanews, Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan sidak dilaksanakan pada dua tempat yang menjual kosmetik. Kegiatan sidak diawali di KDS Dept Store. Dalam kegiatan ini, Kapolres bersama rombongan tidak menemukan adanya kosmetik yang kadaluarsa ataupun yang tidak memiliki ijin edar dari BPOM.

Tempat kedua yang didatangi oleh tim yaitu Toko Kosmetik Kurnia yang terletak di Jl. Dr Soetomo Kota Probolinggo. Di tempat ini, Kapolres beserta rombongan menemukan beberapa kosmetik yang terindikasi kadaluarsa dan yang tidak memiliki ijin edar dari BPOM. Beberapa kosmetik yang disita oleh rombongan antara lain Calli Rose Gold ( dua botol), Prima Derma (satu botol), 3 Kinnese (tiga botol), Calli (dua botol), Shisesideo (30 bungkus), Assion (satu botol) serta Cel Gem ( tiga buah).

“Terhadap kosmetik tersebut kami lakukan penyitaan dan akan kami laksanakan pemeriksaan lebh lanjut”, Ucap Kapolresta.

Jaga Situasi Kamtibmas, Kapolsek Ajak Aktifkan Kembali Kentongan

Sinergitas antara POLRI dengan TNI harus selalu tetap terjaga di semua elemen demi terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Senin,(19/11/18)bersama Komandan Koramil 06 Sumberasih Kapten Samsuri, Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi, SH., M.Hum., melaksanakan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Kepala Desa Jangur Sdr. Agus Haryono terkait dengan situasi kamtibmas di desa.

Ditemui Kades Agus beserta perangkatnya di ruang Balai Desa Jangur, baik Kapolsek juga Komandan Koramil berbincang ringan perihal keamanan. Situasi desa sebagaimana diketahui bersama, memang relatif aman. Untuk mengantisipasi akan adanya ancaman gangguan keamanan dan juga tindak pidana  pencurian, baik pencurian hewan maupun pencurian dengan pemberatan jenis lainnya, Kapolsek mengajak Kades serta perangkatnya untuk kemudian selanjutnya disampaikan kepada warganya, tetap tingkatkan kewaspadaan dan menjaga kekompakan warga apabila melihat orang mencurigakan ataupun sedang melakukan tindak pidana. Kapolsek mempersilakan untuk segera menghubungi polisi secepatnya bila ada ancaman gangguan kamtibmas, untuk memudahkan masalah tertangani.

“Siskamling harus tetap dilaksanakan secara teratur. Hal tersebut akan sangat membantu untuk tetap bisa menjaga situasi kamtibmas di desa tetap aman dan kondusif”, Ucap Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga mengajak untuk mengaktifkan kembali kentongan. Meskipun alat ini tergolong tradisonal, tetapi tetap bisa dimanfaatkan sebagai alat efektif untuk memberi tanda pada warga sekita akan adanya sebuah ancaman gangguan masyarakat maupun telah terjadi tindak pidana. Karena selain itu juga ada tanda kentongan apabila ada bencana alam, pembunuhan maupun ketika ada orang meninggal. Sehingga dengan adanya tanda kentongan tersebut sebagai peringatan, juga bisa diartikan sebagai tanda untuk menghimpun masyarakat ketika keadaan darurat.

“Di setiap pos kamling, harus ada kentongan. Jadi apabila ada hal – hal yang darurat, bisa membunyikan kentongan tersebut untuk sebagai tanda peringatan bagi warga”, Kata kapolsek.

Kades Jangur berharap semoga kegiatan kegiatan silaturahmi oleh para pejabat Muspika semacam ini akan berkesinambungan sehingga bisa dijadikan pendorong semangat baik kades serta perangkat dan warganya. 

“Sering – sering pak melaksanakan kegiatan ini. Karena warga itu senang pak apabila ada bapak Polisi dan bapak tentara yang berkunjung ke desa”, Kata Kades.

Bila pimpinan telah memberikan contoh baik, berikutnya anggota akan segan bila hanya berpangku tangan. Keamanan dan ketertiban masyarakat tercipta bukan karena kebetulan, tapi itu semua bisa diupayakan. Dengan bersinergi, setiap permasalahan niscaya akan bisa diatasi.

Sidak Harga Pangan Jelang Maulid, Kapolres : Belum Ada Lonjakan Harga Yang Berarti


Jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum beserta dengan instansi terkait melaksanakan kegiatan  sidak harga pangan untuk antisipasi kenaikan harga jelang hari Maulid Nabi. Bertempat di Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo, kegiatan ini diikuti oleh PJU Polresta Probolinggo, Kabid perdagangan DKUPP Bpk. Subagio, Staf DKUPP Bpk. Suryanto, Dinas kesehatan Ibu. Dewi serta  Korlap Pasar baru Bpk. Gunawan.

Dalam kegiatan ini, Kapolresta melaksanakan tatap muka dengan para pedagang guna mengetahui perkembangan harga bahan pokok khusunya daging ayam dan telur ayam boiler menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kapolres juga menjelaskan untuk harga ayam dan telur masih dalam standart serta belum ada lonjakan harga yang sangat berarti.

“Ibu. Mesran penjual daging ayam menyampaikan bahwa harga daging ayam hari ini adalah Rp. 35.000 - 36.000,- sebelumnya Rp. 32.000 - 34.000 dan untuk harga telur  Sdr. Amir penjual telur ayam boiler mengatakan bahwa harga telur pada hari ini Rp. 22.000,- sebelumnya Rp. 21.000,” Ucap Kapolres.

Setelah pelaksanaan Sidak di Pasar Gotong Royong, rombongan Kapolresta Probolinggo beserta dengan instansi terkait melanjutkan kegiatan sidak di kosmetik di KDS dept store dengan sasaran kosmetik yang kadaluarsa dan mengandung bahan berbahaya.








Hadiri Kegiatan Mudzakarah Dai, Wakapolres Ajak Para Tokoh Agama Jaga Siskamtibmas



Minggu pagi, (18/11/18) Wakapolresta Probolinggo Kompol Imam Pauji menghadiri kegiatan Undangan Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Probolinggo pada acara Mudzakarah Da'i. Kegiatan yang bertempat di Aula SMAN 1 Kota Probolinggo tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kota Probolinggo atau yg mewakili., Ketua MUI Kota Probolinggo, Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Ketua Komisi Dakwah Kota Probolinggo, Ormas Islam dari NU dan Muhammadiyah wilayah Kota Probolinggo serta Perwakilan Ponpes se wilayah Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan ini, Wakapolresta mengungkapkan menjelang pelaksanaan pileg dan pilpres tahun 2019, peran dari para tokoh agama untuk bisa menjaga agar situasi kamtibmas di wilayah kota Probolinggo agar tetap aman dan kondusif sangatlah besar. Wakapolres juga menjelaskan, saat ini tahapan pemilu sedang memasuki masa kampanye. Di saat kampanye inilah harus diwaspadai munculnya  berbagai macam isu hoax dan isu negatif yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semoga kesuksesan masyarakat Probolinggo Kota menjaga situasi kamtibmas seperti pada pelaksanaan Pilkada kemarin yang aman dan kondusif, bisa terus terjaga sampai dengan pelaksanaan pileg dan pilpres”, Ucap Wakapolres.

KH. Abdurrahman Navis, Lc., M.H.I, Komisi Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Probolinggo dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini, diharapkan para pendakwah lebih memahami situasi dan kondisi masyarakat yang akan menjadi obyek dan mitra dakwahnya, dan mampu menjadi problem solver thdp problematika keumatan.

“Kegiatan dakwah harus bisa lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran serta sesuai dengan situasi dan kondisi serta kebutuhan dari umat”, Kata KH. Abdurrahman Navis.