Sabtu, 25 Maret 2017

KA Mutiara Malam Tabrak Pengamen Wanita

Seorang wanita berusia sekitar 30 Tahun ditemukan meninggal dunia setelah ditabrak Kereta Api Mutiara Malam No. KA : 90, No. Loko : CC20324, jurusan Banyuwangi - Surabaya pada Sabtu dini hari, di sekitar Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas (25/03/17). Korban mengalami luka parah pada bagian kepala, tangan dan kaki putus. Tim identifikasi dari Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota dan Polsek Tongas melakukan identifikasi terhadap jenasah perempuan tanpa identitas di kamar mayat rumah sakit Tongas, Probolinggo.

Dari tampilan fisik, korban tersebut memiliki ciri-ciri rambut hitam lurus panjang, kulit coklat, memakai kaos warna hitam, celana legging ketat warna hitam, membawah gitar dan okulele, peralatan mandi, sarung, memakai sepatu kain warna hitam tua dan memakai kalung terbuat dari monel liontin dan cincin monel. Korban diduga mabuk usai minum minuman keras bersama 2 (dua) teman lelakinya. Diduga korban merupakan pengamen jalanan. Pasalnya dari tubuh korban dan di sekitar tempat kejadian, petugas menemukan 2 buah alat musik yakni gitar dan okulele yang sudah hancur, serta uang recehan hasil dari mengamen.

 
Sementara itu menurut Kapolsek Tongas AKP Tavip Haryanto, dari keterangan masinis, korban berjalan di tengah rel dengan kondisi sempoyongan sambil membawa gitar. Bahkan di klakson tidak juga menghindar. Diduga korban dalam kondisi mabuk atau sengaja tabrakkan diri ke kereta. "Bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya, yang berprofesi sebagai pengamen, segera melapor ke Polsek Tongas atau datang ke rumah sakit Tongas Probolinggo" pangkasnya.