Rabu, 01 Maret 2017

"Kami Tidak Mematikan Mata Pencaharian Dukun Beranak"

 
Selasa (28-02) Bhabinkamtibmas Polsek Wonomerto Polres Probolinggo Kota Bripka Riangga mengawali bulan dengan mengikuti Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi atau sering disebut P4K.  P4K sendiri yaitu suatu Kegiatan yang difasilitasi oleh Bidan Desa Puskesmas dalam rangka peningkatan peran aktif suami, keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan  menghadapi komplikasi pada ibu hamil.

Tidak hanya sendiri, Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Kecamatan, bidan Puskesmas, dokter Puskesmas dan bidan Wonomerto. Dalam kegiatan ini mereka mensosialisasikan tentang kehamilan dan kegiatan yang menyangkut persiapan kelahiran untuk ibu-ibu yang mengandung. Dokter dan bidan diiringi oleh Babinsa menjelaskan tentang resiko kematian ibu dan bayi apabila salah dalam menangani kehamilan maupun kelahiran. Salah satu faktornya yaitu pemakaian jasa dukun beranak dalam proses kelahiran. Seperti yang diketahui dukun beranak bukan seorang yang menempuh pendidikan formal dalam menjalani profesinya. Tidak jarang banyak terjadi kesalahan yang berakibat fatal dalam prakteknya.

Para anggota sosialisasi Program 4K melarang warga untuk memakai jasa dukun. Namun, bidan desa juga tidak mematikan mata pencaharian seorang dukun beranak, bidan desa menggandeng dukun berakan untuk membantu dalam perawatan kelahiran. "Sosialisasi ini tentu sangat penting. Karena di daerah desa tidak jarang warga masih menggunakan jasa dukun beranak daripada bidan atau dokter. Oleh sebab itu kita sangat memperingati warga akan bahaya dan akibat dari pemakaian jasa dukun beranak." ujar Bripka Riangga.