Jumat, 24 Maret 2017

Polres Probolinggo Kota Bersholawat Bersama DMCR Dihadiri ± 6000 Orang

Kembali, Polres Probolinggo Kota mengadakan kegiatan “Polres Probolinggo Kota Bersholawat” bersama majelis Dlou Ul Musthofa Cahaya Rosulallah (DMCR) yang dihadiri ± 6000 orang dalam rangka meningkatkan kebersamaan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota (23/03/17). Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Probolinggo Kota (AKBP Hando Wibowo, SH, S.Ik, M.Si) Waka Polres Probolinggo Kota (Kompol Djumadi, SH) Pejabat Utama Polres Probolinggo Kota (Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran) Dandim 0820 Probolinggo diwakilkan oleh Danramil Mayangan (Kapten Gatot), Kajari Probolinggo diwakilkan oleh Kasi Pidum (Bapak Anwar) Sekda Kota Probolinggo (Drs.Jonny H M.Si) Ketua MUI Kota Probolinggo (KH Nizar Irsyad) Bendahara DP MUI Kota Probolinggo (H. Alam) Kepala Kemenag Kota Probolinggo diwakil oleh Humas (Bpk Abdur Rahman) Kyai Lubab (Ponpes Zainul Islah Kel. Kanigaran) Habib Fahmi (Ponpes Roudlatul Jannah Klaseman) Ketua PD Muhammadiyah Kota Probolinggo diwakilkan oleh wakil ketua (Bpk Kodi)  dan Sain Latif dari PT KTI.

 
Dalam sambutannya Kapolres Probolinggo Kota mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Kegiatan Sholawat bersama masyarakat Kota Probolinggo ini adalah momentum dalam memperkuat tali ukhuwah (persaudaraan) sebagai bangsa, khususnya antara pemerintah, Ulama dan Umara dalam memberikan pelayanan dan bimbingan kepada masyarakat / umat sesuai dengan tugas dan porsinya masing-masing demi keutuhan NKRI dan Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin. Ulama dan Umara memiliki peranan yang sangat penting dan tidak tergantikan dalam masyarakat. Dengan Sholawat bersama TNI-Polri, Ulama, Santri dan Masyarakat Kota Probolinggo bersatu dan bersinergi untuk menjaga dan mewujudkan wilayah hukum Polres Probolinggo Kota yang damai.

 
Terkait dengan berkembangnya berita-berita hoax / bohong di masyarakat melalui media sosial seperti isu penculikan anak dan isu SARA Kapolres menyampaikan masyarakat wajib melawan berita bohong (hoax),  cerita palsu dan informasi palsu melalui perangkat elektronik tersebut. “Masyarakat harus lebih cerdas dan tidak mudah terhasut dengan penyebaran berita yang dapat menimbulkan kebencian individu atau kelompok yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat bahkan cenderung tindakan main hakim sendiri kepada orang asing / gila yang diisukan sebagai penculik anak. Masyarakat diharapkan tidak mendistribusikan atau membagikan berita bohong / hoax dan isu-isu sensitif yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.

Kapolres menambahkan tentang bahaya penggunaan Narkoba yaitu baik bagi diri sendiri / pengguna maupun kepada masyarakat yang mana agama Islam juga mengharamkan Narkoba. Kapolres berpesan khususnya kepada masyarakat untuk turut serta memberantas penggunaan dan peredaran Narkoba maupun obat-obatan terlarang salah satunya dengan membentengi diri dan keluarga untuk menjauhi pengguanaan Narkoba dan memberikan Informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui tentang peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

 
KH. Nizar Irsyad selaku Ketua PD MUI Kota Probolinggo mengharapkan seluruh Masyarakat khususnya warga Kota Probolinggo agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang saat ini seperti adanya/maraknya kejadian Penculikan anak yang berkembang di media sosial. Menurut ajaran islam, apabila sampai suatu suatu berita padamu hendaklah bertabayun. Periksalah terlebih dahulu, lakukan konfirmasi dan verikasi sampai berita itu terang dan jelas kebenarannya jangan langsung disebarkan.

 
Habib Fahmi mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Probolinggo Kota yang telah memprakarsai kegiatan sholawat ini sehingga bisa berjalan dengan tertib. Bahwa belakangan ini dengan maraknya tindak pidana Begal, curanmor dan para pemuda pemudi yang sudah banyak menggunakan Narkoba dan Miras, menghimbau agar warga masyarakat Kota Probolinggo, khususnya Jama’ah DMCR agar menjauhi tempat-tempat maksiat. Perlu diketahui bahwa Rosululloh sangat cinta dan sayang kepada umat yang sholawat kepadanya, sehingga melalui DMCR ini akan memupuk rasa cinta kita kepada baginda Rosullulloh.

 
Habib Ahmad dari Solo yang memberikan tausiah mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Probolinggo Kota yang mengundang DMCR ini untuk bersholawat di depan kantor Mapolres Probolinggo Kota, hanya di Negara Indonesia Kantor Polisi bisa dijadikan sarana untuk bersholawat sehingga berharap agar semoga negara-negara dunia bisa mencontoh kehebatan Negara Indonesia. Habib Ahmad berharap kegiatan ini bisa ditiru oleh Polres-polres lainnya sehingga para pecinta Rosululloh ini tiap hari akan bertambah. Dalam penutup tausiahnya, Hadib Ahmad menjelaskan bahwa kegiatan bersholawat oleh DMCR ini selain untuk memupuk rasa cinta kita kepada Rosululloh juga kita berdoa bersama agar Kota Probolinggo selalu kondusif seperti harapan kita semua dan Pihak Kepolisian selaku penanggung jawab penuh atas situasi kamtibmas khususnya di Kota Probolinggo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar