Rabu, 05 April 2017

Diskusi Kenakalan Remaja, Kapolres Undang Guru Bimbingan dan Konseling (BK)

Kegiatan Coffee Morning Polres Probolinggo Kota minggu ini mengundang guru bimbingan dan konseling (BK) SD, SMP dan SMA/SMK sederajat di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota (04/04/17).

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Hando Wibowo, Wakapolresta Kompol Djumadi, para Kabag, Kasat, serta Kapolsek jajaran ikut serta dalam obrolan. Diskusi ringan seputar kenakalan remaja, pencegahan dan penanganannya. Ditemani kopi, teh dan makanan ringan, obrolan seputar kenakalan remaja, dibahas dalam suasana serius, tapi santai. Materi obrolan meliputi berita hoax penculikan anak, maraknya begal, penggunaan obat-obatan terlarang dan minuman keras (miras), serta pelajar yang tak tertib berkendara. Masalah obat-obatan terlarang dan miras, dinilai paling berat.

 
Sebagai guru BK, Drajat yang merupakan guru SMPN 1 Wonomerto mengapresiasi langkah Polres Probolinggo Kota yang melibatkan guru. Dengan demikian, pencegahan dan penanganan kenakalan remaja di kalangan pelajar, bisa berlangsung menyeluruh. "Misalnya kita sudah tahu anak ini pemakai, dan kita tangani. Tapi kita tak bisa memutus mata rantainya," katanya.

 
Selain itu banyak guru yang memberikan masukan serta usulan kepada polisi. Antara lain, pelaku tindak kriminal anak agar tidak ditahan dan dipenjara. "Karena bisa jadi di penjara akan belajar jadi penjahat yang sesungguhnya. Mungkin dititipkan di pesantren saja," usul salah satu guru.

Kapolres Probolinggo Kota mengapresiasi usul dan saran dari para guru tersebut. Terkait dengan usulan-usulan yang masuk, Kapolres berjanji akan menindaklanjutinya. “Nanti akan kita rumuskan untuk langkah-langkah selanjutnya” jelasnya.