Senin, 22 Mei 2017

Long Polong Arembeg Kamtibmas

Salah satu cara untuk mendapatkan kritik serta saran adalah dengan turun dan berdialog secara langsung dengan masyarakat di lapangan. Untuk ini Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal, SH. S.IK. M.Hum. menggelar Dialog interaktif dengan tema “Long Polong Arembeg Kamtibmas, sareng Polres Probolinggo Kota ben warga masyarakat Kecamatan Sumberasih” di Kantor Kecamatan Sumberasih (19/05/2017).

 
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Dandim 0820 Probolinggo Letkol Hendhi Yustian DS, S.IP dan Camat Sumberasih ini mengundang seluruh kepada desa sekecamatan Sumberasih, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Guru SD, SMP dan SMK  ini berlangsung menarik karena banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan secara langsung oleh Audien.

 
Kapolres dalam sambutannya menjelaskan bahwa akan melaunching sebuah aplikasi yang nantinya memudahkan masyarakat bilamana membutuhkan kehadiran dan bantuan dari kepolisian secara cepat. Selain itu Aplikasi tersebut juga akan bersinergi dengan 3 (tiga) pilar yaitu Kepolisian, TNI dan Pemerintahan.

 
“Jadi kalau ada kejadian, masyarakat tinggal pencet tombol panic button. Dengan segera petugas Kepolisian terdekat mendatangi TKP. Kalau tidak didatangi, alarm panic button ga berhenti. Jadi ga bisa dibohongi,” jelasnya.

 
Saat sesi tanya jawab, salah seorang audien mengatakan bahwa banyak terjadi kejadian jambret, begal dan curanmor. Dia berharap kepada Kepolisian agar pelaku segera ditangkap. Menjawab pertanyaan tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa sudah menjadi domainnya untuk menangkap pelaku kejahatan, namun juga butuh partisipasi masyarakat untuk meminimalisir kesempatan yang dimiliki oleh penjahat.

 

“Adanya niat, karena ada kesempatan. Itu rumus kejahatan. Untuk itu kami meminta masyarakat agar menjaga barang berharganya dengan baik, tidak menggunakan perhiasan yang mencolok serta mengunci sepeda motor dengan kunci dobel / kunci rahasia,” tegasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar