Rabu, 24 Mei 2017

Tragis, Alumni ini Jadi Otak Pencurian Sekolahnya Sendiri

Kasus pencurian Laptop milik SMKN 1 Wonomerto, Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Polsek Wonomerto Polresta Probolinggo berhasil membekuk 4 (empat) pelakunya yaitu MM (17) Tahun, RH (22), warga Desa Sepuh Gembol; MR (19), warga Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih; serta AJ (19), warga Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto. Mirisnya, otak pelaku pencurian adalah alumni dari sekolah tersebut.
“Saat penyelidikan, kami dengar ada laptop mau dijual, kemudian kami tawar. Saat dicek, ciri-cirinya pas dengan yang hilang di SMKN 1 Wonomerto,” kata Wakapolresta Probolinggo Kompol Djumadi, SH didampingi Kapolsek Wonomerto, AKP Sugiman, Jumat (19/5/2017).
Peristiwa hilangnya laptop itu terjadi pada Sabtu (6/5/2017) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Laptop curian itu oleh MM disimpan di rumahnya sebanyak 6 unit. Sisanya, ada di rumah MR. Oleh MM, salah satu laptop yang disimpan di rumahnya, telah ditukar dengan sebuah tablet merek Samsung. “Laptop lainnya, telah ditawarkan ke sejumlah pembeli untuk dijual,” terang Wakapolresta.
Sebelumnya, MM ditangkap oleh polisi di Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo. Setelah itu, satu persatu pelaku ditangkap di tempat berbeda. Bahkan, ada yang menyerahkan diri ke polsek karena ketakutan.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan delapan laptop yang dicuri, plus sebuah tablet merek Samsung. Ada juga motor Suzuki Shogun dan Honda Grand, sebuah obeng, sebuah timba dan jaket hitam sebagai barang bukti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar