Kamis, 27 Juli 2017

Along Polong Arembek Kamtibmas di Kecamatan Tongas

Along - polong rembuk kamtibmas kembali digelar oleh Polresta Probolinggo. Kali ini acara tersebut digelar di Kecamatan Tongas (26/07).
 
Terlihat banyak tokoh yang hadir seperti Kyai Abdul Hadi Syaifullah (ketua PCNU wilayah barat Kab. Probolinggo), KH.Mahmudi Desa Curah dringu, KH. Mukti Hudori Desa Wringinanom, Ust. Abdul Hamid, Ketua  MWC NU Kec. Tongas, Kyai Zikri Muis (Ketua Forum Silahturohim kec. Tongas). Selain itu hadir juga Danramil Tongas ( kap. Inf. Buadi), Camat Tongas ( Bpk. Sugeng Wiyanto) dan ketua Ranting NU se kec. Tongas, PAC ansor kec. Tongas beserta ranting, Kepala Desa se kec. Tongas serta undangan 100 orang.
 
Kegiatan tersebut rupanya mendapatkan respon yang sangat baik dari ulama dan masyarakat. Seperti Kyai Abdul Hadi Syaifullah yang sampai membatalkan 2 kegiatannya demi hadir dalam acara along polong. " Karena ini yang mengadakan adalah Pak Kapolres sendiri, saya bangga sekali sampai sampai membatalkan acara saya demi hadir disini. Semoga dengan pertemuan ini akan memberi dampak positif untk kedepan menjadi lebih baik khususnya di wilayah Tongas, "harapnya.
 
Kapolresta Probolinggo Akbp Alfian Nurrizal, S.H., S.Ik., M.Hum dalam paparannya sepakat dengan TNI untuk menjaga wilayah probolinggo agar aman dan kondusif. Selain itu inovasi akan terus dilakukan oleh kepolisian untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
 
" Kami akan memasang barcode pada titik titik strategis di Tongas yang nantinya anggota yang akan patroli harus scan barcode tersebut. Tentunya hal tersebut akan memacu anggota Kepolisian untuk berdialog dengan warga yang hendak menyampaikan keluhan maupun saran tentang kamtibmas di wilayahnya, " jelasnya.
 
Memasuki acara tanya jawab, banyak sekali warga yang bertanya kepada Kapolres antara lain permasalahan SIM dan bahaya Bondet. Selain itu balap liar juga menjadi keluhan salah satu warga.
 
" Akhir akhir ini di proyek pembangunan jalan tol yg sudah jadi (daerah gunung tugel) banyak digunakan untuk balap liar dan disinyalir ada perjudian, mohon untuk ditindaklanjuti," keluh Mifta, salah seorang warga sekitar.
 

Kapolres yang mendengar hal tersebut terkejut dan akan segera menindaklanjuti. " Minggu kemarin Kami sudah membubarkan tiga arena sabung ayam di kecamatan Wonomerto. Jangan sampai di Tongas menjadi sarang perjudian. Sedangkan untuk balap liar, akan segera kami lakukan penindakan secara tegas, " tandas Alumni Akpol 2000 itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar