Minggu, 09 Juli 2017

Rentetan Curas Sadis Terhadap Ibu Hamil Berhasil Diungkap Polisi

Masih ingat dengan kejadian pencurian sadis dengan kekerasan terhadap Ibu hamil yang ditembak menggunakan air gun? Dari pengembangan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Probolinggo, berhasil diamankan 6 (enam kendaraan) hasil pencurian yang dilakukan oleh tersangka bersama temannya yaitu TW, 40, thn,swasta, warga Jalan Kapten Patimura Kota Probolinggo.

 
Ternyata ada beberapa kejadian curanmor di Kota Probolinggo dan juga Kabupaten Probolinggo yang dilakukan oleh tersangka antara lain tanggal 19 Juni 2017 sekira jam 17.45 wib di Jalan Hayam Wuruk Blok D II / 10 Kota Probolinggo sesuai LP/286/VI/2017/res prob kota tgl 20 juni 2017.

 
Selain itu perbuatan tersebut dilakukan di daerah Kecapan Kel Kebonsari Kulon, Kost2an daerah Tajungan Kel Mayangan, Jalan KH Ahmad Dahlan Gg Usaha Tani Kel Kebonsari Kulon, Jln KH Hasan Gg Hijrah Kel Sukoharjo, Jln Sunan Kalijogo 32 Kel Jati dan Pasar Mantong Kec Dringu Kab probolinggo.

 
Mirisnya lagi, rumah korban penembakan ibu hamil sebelumnya juga disatroni oleh pelaku untuk diambil sepeda motornya pada bulan Mei 2017.

 
Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal, S.H., S.IK, M.Hum. didampingi Kasat Reskrim AKP Pujiono, SH menerangkan pada media (09/07) bahwa modus yang dilakukan oleh korban ternyata sangat sederhana. Pelaku TW yang berprofesi sebagai tukang cuci sepeda motor, menggandakan kunci kontak tanpa sepengetahuan pelanggannya. Kemudian oleh pelaku TW kunci ganda tersebut diserahkan kepada NH untuk selanjutnya dicuri. Terbukti saat dicek pada keseluruhan barang bukti tidak ada kerusakan pada stop kontaknya.

 
“Ada satu pelaku lain yang dalam pengejaran oleh petugas. Dan saat ini masih akan kami dalami lagi apakah ada TKP yang lain. Untuk tersangka NH kami jerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Sedangkan untuk tersangka TW kami jerat dengan Pasal 363 KUHPidana.” Jelasnya.

 

Selain itu dalam memperingati HUT Bhayangkara yang rencananya besok akan dilaksanakan upacara, Kapolresta akan menyerahkan penghargaan kepada masyarakat yang membantu tugas Polri dalam mengungkap kasus tersebut. “Kami juga akan menyerahkan barang bukti kendaraan tersebut kepada pemiliknya,” ujar Alumni Akpol 2000 itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar