Rabu, 26 Juli 2017

Stok Garam Langka, Kapolresta Probolinggo Sidak Pasar Baru dan Distributor

Selasa, tanggal 25 Juli  2017 mulai pukul 09.00 s/ d 11.00 wib Polres Probolinggo Kota melakukan sidak Kelangkaan Garam Di Pasar Baru Jl. Panglima Sudirman Kel. Kebonsari Kulon Kec. Kanigaran Kota Probolinggo dan Depo Indomarco Jl. Kapuas Kel.Pilang Kec. Kademangan Kota Probolinggo.

 
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Pemkot Probolinggo, Kadis Diskoperindag Kota Probolinggo, Kepala Bulog dan Staf Dinas Kelautan dan Perikanan serta Staf Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.

 
Perlu diketahui, kelangkaan garam terjadi pada pertengahan Puasa sekitar awal Bulan Juni tahun 2017. Garam merk kapal yang banyak diminati konsumen dan harganya mulai merangkak naik dari Rp.1250/ 200 Gram Menjadi Rp.2.000/200 Gram. Bahkan Garam Kasar non yudium (diperuntukan miuman ternak) juga mengalami kenaikan semua harga Rp.1.500/bungkus Menjadi Rp. 2.000/ Bungkus. Selain itu sekitar 7 hari setelah kenaikan harga tersebut Garam Merk Kapal  sudah mulai menghilang di pasaran.

 
“ Konsumen yang biasanya mengunakan garam merk kapal mulai beralih ke garam merk Giury dan Merk anak kembar. “ ujar Bu Kasiati, salah satu pemilik toko di Pasar Baru.

 
Ibu Nurkumala, Penjual ikan kering atau ikan asin menjelaskan, sejak tersiar kabar tentang kelangkaan garam di berbagai tempat juga mempengaruhi produksi ikan asin berakibat keterlambatan kiriman ikan asin dari produsen Kepada Pedagang. “Harga Ikan asin mengalami kenaikan sekitar 70% dari harga Rp. 50.000/Kg Menjadi Rp.80.000/Kg” jelasnya.

 
Saat sidak dilakukan di Depo Indomarco Jl. Kapuas ditemukan hasil bahwa Depo Indomarco Probolinggo baru mendapat kiriman garam Gyuri pada hari Senin tanggal 24 Juli 2017 sebanyak 1.500 ball dimana langsung di distribusikan kepada masing-masing stock point. Berdasarkan instruksi dari Manager Indomarco di Jember bahwa pengiriman garam ke outlet-outlet agar dibagikan secara merata.

 
Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal, S.H., S.IK, M.Hum. saat dimintai keterangan oleh Media menjelaskan bahwa kegiatan sidak ketersediaan garam di wilayah Kota Probolinggo untuk mengantisipasi gejolak yang timbul di masyarakat akibat langkanya garam di wilayah Kota Probolinggo dengan melibatkan instansi terkait.


“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot untuk merumuskan langkah-langkah sebagai upaya mengatasi kekosongan stock garam di wilayah Kota Probolinggo,” tandasnya.