Jumat, 18 Agustus 2017

Waspadai Bencana Kebakaran, Polresta Probolinggo Gelar Sosialisasi dan Simulasi

Musim kemarau disertai angin kencang rupanya menjadi atensi Kepolisian terhadap ancaman bencana kebakaran hutan. Perlu diketahui, bahwa Polresta Probolinggo memiliki wilayah hukum Wonomerto yang masih banyak dijumpai hutan jati baik itu milik perhutani maupun masyarakat setempat.
 
Jum'at pagi, tanggal 18 Agustus 2017 di Hutan Jati Sepuhgembol Kec Wonomerto Polresta Probolinggo bersama instansi terkait yaitu TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PMK, PMI, Perhutani Kota dan Kabupaten Probolinggo serta sukarelawan dan masyarakat melaksanakan kegiatan sosialisasi dan Latihan penanggulangan kebakaran Hutan.
 
Kepala Perhutani Probolinggo dalam sambutannya mengatakan ag nar seluruh elemen masyarakat maupun pemerintahan harus bersatu untuk menanggulangi kebakaran hutan. “Dengan terbakarnya hutan maka habislah oksigen yang berbahaya bagi kita semua. Untuk ini kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini agar kita semua bisa melakukan tindakan pertama bilamana ada bencana kebakaran,” ujarnya.
 
Senada dengan Kepala Perhutani, Kepala BPBD Kota Probolinggo mengharapkan agar masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran segera hubungi petugas. “Mohon diselamatkan jiwa dulu jika terjadi kebakaran, selanjutnya kita selamatkan / padamkan api, agar tidak terjadi kebakaran yang lebih besar,” jelasnya.
 
Kapolresta Probolinggo, AKBP. Alfian Nurrizal, S.H., S.IK., M.Hum., menjelaskan kepada warga bahwa pentingnya untuk menjaga lingkungan demi keselamatan. Selain itu, kebakaran hutan adalah tanggung jawab semua masyarakat dan instansi pemerintah yang mana diperlukan kerjasama yang baik guna mengantisipasi agar bisa meminimalisir jumlah kerugian, baik itu jiwa maupun materiil.
 
“Untuk itu mari kita menjaga hutan kita dengan baik, jangan membakar sampah maupun puntung rokok secara sembarangan. Selain itu, segera hubungi petugas baik itu perangkat desa, TNI maupun kepolisian,” tandasnya.
 

Pada pokok kegiatan, dilakukan simulasi bilamana terjadi kebakaran serta tindak lanjut penanganannya yang mana seluruh unsur bahu membahu menjalankan tugas dan fungsinya masing – masing, baik itu dari sukarelawan, BPBD, PMI, PMK maupun TNI dan Polri.