Sabtu, 28 Oktober 2017

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ratusan Elemen Masyarakat Padati Bundaran Gladak Serang

Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 29 Oktober diperingati oleh Polres Probolinggo Kota beserta elemen pemuda di Kota Probolinggo, sabtu (28/10/2017) pagi. Sejak pagi, ratusan pemuda dan polisi ini berkumpul di bundaran Gladak Serang.
 
Meski banyak pemuda yang tak hafal ikrar sumpah pemuda, sekitar 500 masyarakat dari berbagai elemen, seperti santri, bikers, pelajar dan polisi ini tetap semangat, menyuarakan rasa cinta bahasa, tanah air, dan persatuan bangsa Indonesia itu.
Sebelum Orasi, Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengajak seluruh peserta dan pengendara jalan berhenti sejenak untuk mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan. Dengan diiringi lagu, seluruh peserta dan pengendara jalan menundukkan kepala secara khidmat.
 
Pasca Ikrar bersama, pemuda-pemudi Indonesia ini bersama-sama makan nasi bungkus sembari melihat berbagai atraksi. Mulai dari reog ponorogo, tari jaranan dan parade busana adat dari berbagai suku di Indonesia.
 
Kapolres menjelaskan dengan peringatan semacam ini, pihaknya berharap generasi muda tetap menjaga kesatuan dan persatuan negara.

“ Seperti yang dilakukan oleh para pioner bangsa kita di masa lampau. Tepatnya tanggal 28 Oktober 1928 silam. Di masa sekarang, peringatan ini bermakna lebih untuk mempersatukan bangsa, dari berbagai macam bahaya laten yang bisa membahayakan kesatuan dan persatuan bangsa. Terutama bahaya dari berkembangnya teknologi, serta paham radikal yang mampu memecah belah keutuhan NKRI”, tandas mantan Wakapolres Gresik ini.


Ismatus, salah satu pelajar yang turut serta dalam ikrar yang digelar di bundaran gladak serang (glaser) itu, mengaku tidak hapal ikrar sumpah pemuda. “Saya tidak hafal betul, tapi saya tetap cinta bahasa dan bangsa Indonesia,” Katanya, di sekitar lokasi.