Jumat, 08 Desember 2017

Ratusan Massa Beringas Dipukul Mundur Oleh Petugas Saat Serang KPU

Kamis pagi, (07/12/17) Polresta Probolinggo menggelar simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah serentak yang dilaksanakan 2018 mendatang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kisruh oleh simpatisan salah satu calon seperti yang pernah terjadi pada pilkada 2013 silam.
 
Ratusan anggota Polresta Probolinggo, Satpol PP, Linmas dan TNI, menggelar simulasi pengamanan pilkada 2018 yang dilaksanakan secara serentak. Simulasi dilakukan di Terminal Baru Pelabuhan Kota Probolinggo.
 
Dalam adegan simulasi, mulanya penghitungan suara di salah satu tempat pemungutan suara berlangsung lancar. Hingga ada salah satu perwakilan partai politik yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara, dan meminta hitung ulang.
 
Massa yang terprovokasi, akhirnya bertindak anarkis, dan menyerang kantor KPU. Dengan sigap, anggota Polresta Probolinggo dibantu dengan Brimob Polda Jatim, melakukan pengamanan. Polisi berusaha menenangkan para pengunjuk rasa yang beringas. Dengan anjing k9, tameng lengkap, serta water cannon. Akhirnya pengunjuk rasa berhasil dipukul mundur.
 
Simulasi kemudian dilanjutkan dengan aksi kejar-kejaran menggunakan mobil patroli dan mobil sipil. Dimana dalam sekenario tersebut, diumpamakan ada penculikan terhadap seorang tim sukses salah satu parpol. Setelah aksi kejar-kejaran bak film laga, pelaku penculikan dapat dilumpuhkan oleh polisi. Pembebasan sandra pun berlangsung dramatis.
 
“Berkaca pada pengalaman 2013 itu, kami tidak ingin kejadian serupa terulang kembali. Dimana ada satu unit mobil patroli kami menjadi korban amuk massa, dan dibakar. Pada pilkada 2018 mendatang, kami siap untuk melakukan pengamanan. Mulai dari tingkat kondusif, rawan, dan rawan sekali,” Terang Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Alfian Nurrizal, S.H., S.IK., M.Hum., di lokasi.
 

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, ada sekitar 480 anggota pengamanan yang akan dikerahkan. Meliputi 350 orang anggota Polri, dan 130 anggota TNI. “Itu masih belum mencakup tim dari Satpol PP, dan Linmas,” pungkas Alumnus Akpol 2000 ini.