Jumat, 09 Maret 2018

“Ndak Usah Ngebut, Apalagi Ugal-ugalan di Jalan"


Satlantas Polresta Probolinggo mengintensifkan tindakan Kepolisian pola preemtif, preventif maupun represif berupa penegakan hukum bidang lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018,.
 
Jajaran Satlantas Polresta Probolinggo juga menggelar sosialisasi keselamatan berlalulintas dengan sasaran para awak maupun kru angkutan umum di terminal bus Bayuangga. Dalam kesempatan tersebut, AKP Alpo Gohan membagikan brosur keselamatan berkendara dan berupaya menyentuh para pengemudi angkutan umum agar mentaati peraturan lalu lintas mengingat mereka membawa penumpang yang menjadi tanggung jawabnya.
 
“Ndak usah ngebut, apalagi ugal-ugalan di jalan. Ingat panjenengan membawa penumpang dan harus mengantar mereka sampai ke tujuan dengan selamat” ujarnya kepada para sopir bus.

Kasat Lantas AKP Alpo Gohan menuturkan, pihaknya dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2018 mengedepankan upaya preemtif dan preventif sebagai upaya pencegahan tanpa mengurangi ketegasan menindak pelanggar lalu lintas.

“Hari ini kami lakukan sosialisasi kepada awak bus dan angkutan umum, agar pelanggaran dan kesalahan seperti ini tidak menjadi kebiasaan yang apabila apabila dibiarkan dapat membahayakan bus itu sendiri dan pengguna jalan lainnya,” jelas Kasat Lantas.

Pria dengan pangkat tiga balok dipundaknya itu menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara di jalan raya, hendaknya setiap pengguna jalan wajib menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Dengan berkendara tertib dan santun di jalan raya kemungkinan terjadinya laka lantas akan semakin mengecil pula.

“Mari bersama-sama kita jaga keamanan di jalan raya. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusian,” pesan AKP Alpo.

Masih kata AKP Alpo, sampai dengan hari ke-3 operasi Keselamatan Semeru 2018, pihaknya masih banyak menemukan pelanggaran dan semuanya ditindak secara tegas. “Rata-rata tidak menggunakan helm. Sisanya pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM” pungkasnya).