Kamis, 15 Maret 2018

Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2018, Satlantas Harapkan Peran Serta Guru





Polres Probolinggo Kota melalui Satlantas Polresta mendatangi sekolah – sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota untuk menggelar sosialisasi terkait dengan adanya Ops. Keselamatan Semeru 2018.

Satlantas Probolinggo Kota yang diwakili oleh Kanit Patroli Ipda Bambang Ho pada kesempatan ini memberikan sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru di SMK Taman Siswa dan SMP Taman Dewasa. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat khususnya para pelajar dalam berlalu lintas. “Alhamdulillah kami disambut baik oleh pihak sekolah,” ucap Ipda Bambang Ho.

Kanit Patroli menyampaikan pesan kepada pelajar agar selalu menaati aturan Berlalu Lintas dan mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan seperti memakai Helm ketika berkendara dan jangan lupa untuk meng “Klik”, melarang para pelajar yang belum memiliki SIM agar tidak mengendarai kendaraan bermotor dan yang tidak kalah penting yaitu agar para pelajar selalu menaati rambu – rambu lalu  lintas yang berlaku.

Kanit Patroli mengungkapkan, belakangan ini, jumlah kejadian kecelakaan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota mengalami peningkatan. “Usia pelajar juga ada yang jadi korban kecelakaan. Maka dari itu kami menggelar sosialisasi di sekolah seperti saat ini agar para pelajar semakin sadar tentang pentingnya menjaga keselamatan pada saat berkendara,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Alpo Gohan berharap, kegiatan semacam ini bisa dilangsungkan secara berkelanjutan. “Sosialisasi yang hari ini dilaksanakan kami harap tidak hanya hari ini saja, bisa berkelanjutan agar efektif hasilnya di lapangan,” tambahnya.

Untuk mendukung hal itu, Kasat Lantas meminta pihak guru mendukung dengan bentuk melarang keras pelajar berangkat ke sekolah membawa motor sendiri. Bagi yang sudah cukup umur, silahkan mengurus SIM dan melengkapi kelengkapan berkendara. “Tanpa dukungan pihak sekolah sosialisasi keselamatan berlalu lintas tidak akan berjalan efektif,” Kasat Lantas.