Sabtu, 19 Mei 2018

Kunjungi Keluarga Terduga Teroris, Kapolresta Berharap Mereka Kembali Berbaur Dengan Masyarakat


Ada berbagai macam upaya Polri untuk berusaha memberantas paham radikalisme dan teroris yang ada di negara ini. Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal pada sabtu sore (19/05/18 ). Bersama dengan Ketua MUI, perwakilan GP Anshor, Tokoh Agama dan perangkat desa setempat, Kapolresta mengunjungi dan melakukan silaturahmi ke istri terduga teroris “AP” dan “H” yang bertempat di Perum Sumber Taman Indah Kota Probolinggo.

"Dalam menjalankan fungsi keseimbangan polri, yang profesional dan humanis, Polri harus bisa melaksanakan tugas secara tepat dan proporsional. Di satu sisi tetap menjaga tupoksi menjaga keamanan dan memberantas terorisme, tapi di sisi lain juga juga memberi perhatian sekaligus berupaya menyadarkan istri, anak, keluarga dan masyarakat di lingkungan para terduga teroris. Karena bagaimanapun juga, mereka juga merupakan bagian dari warga Kota Probolinggo yang berhak mendapatkan perlindungan, pengayoman dan pelayanan dari Polri", jelasnya.

Kapolres juga menambahkan, dengan memberi perhatian dan tali asih kepada keluarga terduga teroris, semoga bisa menjadi harapan baru bagi para keluarga terduga teroris, agar mereka bisa kembali menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang heterogen, berbeda – beda tapi tetap saling menghormati dan toleran.

“Tali asih pada keluarga terduga Teroris juga salah satu mekanisme pendekatan Radikalisasi. Ini merupakan upaya dari Polri agar keluarga para terduga teroris bisa sadar dan bisa menjalani kehidupan secara normal, berbaur dengan warga masyarakat sekitar”, tambah alumni Akpol 2000 ini.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kemarin Polri kembali mengamankan 4 (empat) terduga teroris dari Perum STI dengan sejumlah barang bukti yang diduga kuat akan digunakan untuk kegiatan “amaliyah” kepada institusi Polri.