Kamis, 24 Mei 2018

Rangkul Semua Golongan Masyarakat, Kapolresta Gelar “Tamasya”


 
Jajaran Polresta Probolinggo bersama dengan Toga Probolinggo melaksanakan kegiatan “TAMASYA” (Tarawih Bersama Masyarakat) bersama tokoh agama Kota Probolinggo dan jamaah Yayasan Khadimul Ummah Kota Probolinggo dalam rangka menciptakan suasana kekeluargaan dan menjaga dinamika situasi Kota Probolinggo agar tetap aman dan kondusif, Rabu malam, (24/05/18).
 
Kegiatan yang berlangsung di Masjid At- Tauhid Jl. Puspa Indah Perum STI Rt. 08 Rw. 05 Kel. Sumbertaman Kec Wonoasih Kota Probolinggo ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurizal, SH, S.IK, M. Hum dan PJU, Ketua MUI Kota Probolinggo KH Nizar Irsyad bersama pengurus, Ketua PD Muhammadiyah Kota Probolinggo H. Masfuk, Ketua MMI Kota Probolinggo Ust Ali Maki, Ketua Yayasan Kadhimul Ummah Ust. Roni Riyanto dan anggota yayasan Khadimul Ummah ± 15 orang serta warga sekitar.
 
Kapolresta Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurizal, SH, S.IK, M. Hum, mengungkapkan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan buka bersama ini yang dilanjutkan dengan acara “Tamasya”.
 
“Kita semua merupakan warga kota Probolinggo. Mari kita jaga situasi kamtibmas di Kota Probolinggo agar tetap kondusif dan aman sehingga kita semua bisa beribadah secara khusyuk di bulan yang penuh berkah ini”, Ungkap Kapolres.
 
“Kegiatan ini bertujuan untuk tidak saling menyalahkan dan tidak timbul fitnah, bahwa kita semua saudara, jangan membuat saudara di sekitar kita panik atau ketakutan, semoga Kota Probolinggo menjadi Kota yang aman dan nyaman bagi semuanya, selama bulan Ramadhan ini kesempatan untuk meningkatkan iman dan taqwa, mari kita sama-sama menjaga kondusifitas Kota Probolinggo”, tambahnya.

Ketua Yayasan Khadimul Ummah Ust. Roni Riyanto mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dari Polres Probolinggo Kota bersama MUI Kota Probolinggo, kunjungan ini merupakan yang pertama kali ditempat ini.

“Kami berharap ke depannya dari MUI Kota Probolinggo lebih aktif untuk memberikan sosialisasi tentang jihad, agar pemahaman yang salah tentang jihad dapat diluruskan oleh MUI sesuai dengan perannya sehingga masyarakat dapat pencerahan yang benar”, jelasnya.