Kamis, 03 Mei 2018

Tanamkan Disiplin Berlalu-Lintas Sejak Dini, Polisi Datangi TK


Menanamkan disiplin berlalulintas tidak  terbatas dan harus kepada orang dewasa saja melainkan harus ditanamkan sejak dini pada jiwa anak - anak. Polsek Sumberasih melalui PS Kanit Lantas Bripka Sujatmiko, SH dalam rangka mensosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2018, memberikan penyuluhan terhadap murid-murid TK Kemala Bhayangkari 21 Sumberasih.

Bertempat di aula sekolah TK tersebut, dengan didampingi ibu guru Puput, Bripka Sujatmiko, SH dengan telaten dan sabar, menyampaikan sosialisasi di hadapan murid-murid TK.

Bripka Jatmiko mengungkapkan bahwa dirinya sudah melakukan kegiatan sosialisasi ini ke ke hampir semua elemen masyarakat. Dan saat ini, Kanit Lantas Sumberasih mencoba untuk mensosialisasikan ini kepada anak – anak agar bisa memberikan pendidikan awal tentang keselamatan berlalu - lintas. Bripka Jatmiko juga mengungkapkan, secara langsung sebagai pengendara memang bukan, tetapi mereka ini rumahnya tidak hanya disekitar sekolah saja, melainkan ada yang dari luar desa Muneng ini, sehingga mereka bisa bercerita pada orang tuanya untuk tertib berlalulintas. Bisa jadi yang biasanya orangtunya tidak memakai helm saat mengantar sekolah, malu karena diingatkan anaknya setelah menerima sosialisasi ini, sehingga akhirnya memakai helm. Selain itu, sosialisasi ini tidak kami lakukan dengan cara sebagaimana kepada orang dewasa atau pelajar, melainkan kami lakukan degan bercerita sehingga pesan bisa ditangkap oleh murid TK.

Telah diberitakan sebelumnya, Kepolisian saat ini, mulai tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018 sedang melaksanakan operasi dengan sandi "Operasi Patuh Semeru 2018". Beda dengan operasi-operasi lalulintas lainnya, untuk operasi patuh ini sendiri adalah berfokus pada penindakan pelanggaran lalu-lintas oleh Sat Lantas Polres Probolinggo Kota, sedangkan untuk jajaran Polsek melakukan kegiatan mensosialisasikan operasi tersebut kepada masyarakat.

"Terimakasih kepada kepolisian yang telah mensosialisasikan kegiatan ini pada murid TK kami, ini jelas sangat bermanfaat, selain belajar dan bermain mereka sedikit demi sedikit akan terbiasa mendapat ilmu tentang berlalulintas yang tertib". Demikian diucapkan guru Puput diakhir sosialisasi.

"Menggores batu akan membekas dan tak lekang oleh usia, sebaliknya, menggores air akan cepat sirna bekasnya. Menanamkan pendidikan sejak kecil tentu akan selalu diingat bila dilakukan sejak dini. Demikian halnya tentang sosialisasi ini, semoga bisa selalu tertanam diingatan anak-anak, sehingga kelak sudah dewasa, mereka akan terbiasa tertib”, Pungkas Bripka Sujatmiko, SH.