Rabu, 06 Juni 2018

Lakukan Test Urine Pada Para Supir, Kapolres: Agar Keselamatan Para Penumpang Terjamin


Jajaran Polresta Probolingo menggelar tes urine terhadap sopir bus yang ada di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo rabu, (06/06/18). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum ini bekerjasama dengan Dishub Kota Probolinggo. Tes ini dilakukan untuk menjamin kelancaran angkutan lebaran, agar penumpang bisa selamat sampai tujuan.

"Kami tim gabungan melakukan tes urine ini dengan tujuan sebagai kontrol terkait masalah sopir yang akan melakukan tugasnya menyambut mudik lebaran," Ucap Kapolresta

AKBP Alfian mengatakan, pihaknya tidak mau para sopir ada di bawah kendali narkoba. Apalagi mereka bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan para penumpang. Oleh karena itu salah satu langkahnya adalah melakukan tes urine kepada para sopir tersebut.

"Tentu saja agar para sopir ini bisa membawa penumpang dengan nyaman dan selamat sampai tujuan," kata Alumnus Akpol 2000 ini.

Tes urine dilakukan di terminal kedatangan. Sopir yang bus nya datang, langsung disuruh turun untuk kemudian menjalani tes urine. Para sopir ini diberi sebuah wadah untuk menampung urinenya. Urine ini kemudian dilakukan tes menggunakan alat tes yang dengan cepat bisa mendeteksi apakah urine seseorang mengandung narkoba atau tidak.

"Ada sekitar 20 - 30 sopir yang kami tes. Untuk sementara tak ada yang positif mengandung narkoba. Kegiatan ini akan rutin kami lakukan," Ucap Kapolres.

Slamet, salah satu sopir Bus Akas, menyambut baik kegiatan ini. Kegiatan tes urine sangat penting untuk mendeteksi sopir nakal yang mungkin saja menjadi pengguna narkoba.

"Sangat positif bagi sopir. Karena apa, karena sopir ini membawa banyak penumpang. Bahaya kalau sopirnya ada yang makai narkoba," ujar Slamet.

Slameti pernah mendengar bahwa ada sopir yang menggunakan narkoba sebagai doping agar kuat nyopir. Tetapi itu didengarnya untuk sopir antar kota antar propinsi. Slameti sendiri mengaku tak pernah melihat, apalagi mengonsumsi narkoba.

"Agar tak capek atau ngantuk, saya maksimalkan istirahat kalau sudah sampai terminal. Atau saya minum air putih dan snack biar nggak ngantuk," tandas Slamet