Selasa, 19 Juni 2018

Waspadai Angin Gending, Kasat : Tingkatkan Kewaspadaan Dalam Berkendara


Hari kemenangan telah tiba. Sudah menjadi tradisi di wilayah Kota Probolinggo, setiap perayaan lebaran, warga melakukan anjangsana ke sanak saudara. Seiring bertiupnya angin Gending, warga diminta untuk berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Terutama pada malam hari.

Dalam beberapa hari terakhir, angin Gending bertiup kencang. Angin khas Kabupaten Probolinggo ini mempunyai kecepatan maksimal sekitar 60 knot per jam. Angin yang berhembus dari arah tenggara Pegunungan Argopuro ini, semakin kuat hembusannya di sekitar wilayah Kota Probolinggo.

Sementara di sisi lain, saat ini warga Kota Probolinggo merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H dengan saling berkunjung ke sanak famili. Anjangsana yang sudah menjadi tradisi turun temurun itu, kebanyakan dilaksanakan dengan menggunakan kendaraan roda dua dan juga mobil. Kebanyakan saat bersilaturahmi itu, warga mengabaikan piranti keselamatan yang diwajibkan oleh Undang-undang Lalu Lintas.

“Waspadai hembusan angin yang kencang yang dapat membuat kita bisa kehilangan konsentrasi saat berkendara. Upayakan selalu memakai helm dan berkendara dengan kecepatan yang sedang,” Ucap Kasat Lantas Polresta Probolinggo AKP Alpogohan

Kasat Lantas mengungkapkan, ramainya lalu lintas di jalan, baik di jalan pantura maupun jalan antara kecamatan, membuat pihak kepolisian meningkatkan waspada. AKP Alpogohan menghimbau warga yang beranjangsana untuk berhati-hati saat angin Gending bertiup. Warga disarankan untuk menggunakan alat keselamatan berlalu lintas, seperti helm dan jaket. Tidak lupa, Kasat juga mengharapkan kepada warga yang menggunakan R2 agar tidak membawa barang yang melebihi kapasitas kendaraan karena dapat membahayakan keselematan pada saat di jalan.

“Gunakan helm dan piranti lainnya. Kurangi kecepatan saat angin Gending bertiup, begitu juga di jalan yang rusak dan bergelombang. Semoga kegiatan bersilaturahmi dan memperluas persaudaraan berjalan lancar,,” tandas Kasat