Kamis, 26 Juli 2018

Dukung Program Pemerintah, Bhabin Dan Bhabinsa Kawal Imunisasi ORI Ke Sekolah - Sekolah


Sebagaimana telah diprogramkan pemerintah yaitu imunisasi difteri bagi penduduk baru lahir hingga 19 tahun. Kali ini Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo melalui Puskesmas Sumberasih melaksanakan imunisasi difteri ORI (Outbreak Respons Imunitition) kepada para siswa kelas VII hingga Kelas IX di SMPN 1 Sumberasih. Kegiatan dilaksanakan oleh para tenaga kesehatan yang kali ini Puskesmas Sumberasih menurunkan 10 tenaga medis dimana Sdr. Ishak Amd. Kep. selaku ketua tim dengan didampingi oleh para guru serta Bhabinkamtibmas desa Lemah kembar Bripka Bagus Swasono., SH.

Disampaikan Sdr. Ishak bahwa kegiatan ini adalah imunisasi tahap II dimana sebwlumnya pada bulan Maret 2018 telah dilaksanakan tahap I, sehingga untuk kegiatan kali ini bisa dilaksanakan dengan tertib karena para siswa telah mengetahui manfaat pentingnya imunisasi.

"Untuk tahap pertama sudah kami laksanakan pak dulu pada bulan Maret, dan kali ini siswa sudah mengerti tujuan dari imunisasi ini yaiti mencegah dan supaya kebal terhadap virus difteri. Alhamdulillah mereka sudah bisa diimumisasi dengan tertib sehingga dengan penjelasan yang singkat mereka sudah paham dan dengan lancar bisa kami laksanakan". Ujar ISHAK.

Tampak pula ditengah kegiatan, baik Bhabinkamtibmas serta Babinsa desa Lemahkbar Serda H. Hermantoro turut mendampigi pelaksanaan. "Seperti kita ketahui mas kali ini kami mendampingi imunisasi didteri ini karena memang ada surat dari Puskesmas Sumberasih untuk melakukan pendampingan para bidan dan perawat. Dan syukur untuk di SMPN 1 Sumberasih ini berjalan lancar tidak ada yang menolak untuk diimunisasi, sehingga kami tidak perlu banyak merayu siswa supaya bersedia diimunisasi karena mereka sudah dengan kesadarannya mau diimumisasi. Ungkap Bripka Bagus dengan didampingi Babinsa.

Ketika waktu hampir pukul 11.30 Wib kegiatan telah usai, dari catatan bidan, bagi yang masuk sekolah hari ini bisa diimunisasi semua, sedangkan untuk yang kebetulan tidak masuk dan sakit bisa datang ke bidan atau Puskesmas untuk diimunisasi. "Bagi yang belum nanti bisa ke kami langsung untuk diimunisasi, kami juga berharap bantuan pihak sekolah supaya didata sehingga bisa diimunisasi ketika sudah masuk". Disampaikan ISHAK kepada pihak sekolah dan akan diperhatikan oleh lihak sekolah mengenai siswa yang belum diimunisasi tersebut.