Rabu, 18 Juli 2018

Perangi Hoax, Sekolah Undang Personel Humas Polresta Probolinggo

Penyebaran isu hoax di kalangan pelajar bisa menyebabkan banyak pelajar yang terjerumus kedalam sebuah informasi yang menyesatkan dan tidak jelas kebenarannya. Situasi yang pada dasarnya aman dan kondusif, bisa menjadi tidak kondusif oleh karena adanya isu penyebaran hoax di berbagai macam medsos yang sering diakses olah para pelajar di Kota Probolinggo. Mengantispasi hal tersebut, Rabu,(18/07/18 ) Unit Cybertroops Polresta Probolinggo mendatangi SMKN 3 Kota Probolinggo untuk memberikan materi tentang bahaya dan dampak penyebaran isu hoax di kalangan pelajar.

PS Paur Humas Polresta Probolinggo, Bripka Choirul S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi secara dini kepada para pelajar agar menyadari tentang bahayanya isu hoax apabila tidak dengan segera di tindak lanjuti. Bripka Choirul juga mengajak siswa – siswi SMKN 3 Probolinggo untuk menjadi bagian dari kampanya Polri dalam melawan isu hoax, ujaran kebencia dan isu sara yang marak tersebar di berbagai macam medsos. Bripka Choirul juga menyarankan agar seluruh pelajar SMKN 3, untuk memberikan daftar akun medsos apa saja yang mereka gunakan  kepada para guru pengajar untuk mempermudah pengawasan segala aktifitas para pelajar SMKN 3 Probolinggo di medsos untuk menghindari konflik antar pelajar yang mungkin berawal dari medsos.

“ Apabila adek – adek menemukan sebuah isu yang menurut adek – adek masih diragukan kebenerannya, jangan ikut – ikut an menshare isu tersebut. Silahkan kirim link dan screenshot link isu tersebut kepada kami agar kami bisa melakukan crosscheck tentang kebenaran isu tersebut”, Ucap Choirul.

Kasek SMKN 3 Probolinggo Kota,SITI ROHMAH HADI, S.Pd, M.Pd mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dari tim cybertroops polresta Probolinggo ke SMKN 3 untuk memberikan materi tentang bahaya hoax. Siti Rohmah Hadi juga mengatakan kegiatan seperti ini sangat perlu diberikan kepada para pelajar karena mayoritas dari mereka sudah memiliki akun medsos namun masih kurang memiliki pemahaman tentang bagaimana cara mengenali sekaligus menghindari isu hoax yang beredar di medsos.

“Terima kasih pak, semoga materi yang diberikan bisa memberikan gambaran kepada para siswa – siswi kami tentang bagaimana bahayanya isu hoax apabila tidak dengan segera di putus rantai penyebarannya”, Ucap Kasek.