Kamis, 26 Juli 2018

Rutinitas Binrohtal, Kapolres Harapkan Anggota Jadi Lebih Baik Dan Profesional


Berbagai upaya dilaksanakan Polresta Probolinggo dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan anggotanya kepada Tuhan YME, salah satunya dengan mengadakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) pada Kamis pagi, (26/07/18). Bertempat di Masjid Amanullah Polresta Probolinggo, kegiatan tersebut dilangsungkan yang diikuti para pejabat utama, perwira staf serta seluruh anggota Polres dan Polsek jajaran khususnya yang beragama Islam.

Dalam kegiatan ini, Ustad. Muhammad Fathur Rohim S.H.I yang berkesempatan untuk mengisi ceramah dalam kegiatan binrohtal mengungkapkan bahwa Islam merupakan sebuah agama yang cinta damai. Ustad Fathur juga mengatakan, bahwa definisi jihad yang dipahami oleh paham radikal sangat bertentangan dengan definisi jihad yang sebenarnya. Ustad Fathur juga mengatakan, jihad bukan berarti berperang, akan tetapi jihad itu adalah berusaha dengan sungguh – sungguh di jalan Allah Swt seperti bekerja untuk keluarga, menjaga keutuhan rumah tangga dan dalam melaksanakan segala ibadah.

“Islam merupakan agama yang cinta damai. Jadi jangan menyalah artikan pemahaman tentang jihad. Jihad tidak harus berperang. Hal – hal seperti bekerja dengan sungguh – sungguh untuk keluarga, itu sudah merupakan salah satu bentuk jihad”, Ucap Ust. Fathur.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum mengungkapkan bahwa kegiatan binrohtal ini sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa anggota kepada Allah Swt. Kapolres juga mengatakan dalam hal ini Kesadaran, keiklhasan dan kemauan pada diri sendiri untuk bisa menjadi lebih dekat dengan Allah Swt sangat diperlukan, maka jadikan Binrohtal sebagai pedoman, karena melaui Binrohtal ini ada kesempatan untuk menjadi lebih baik, prefesional dan kuat dalam bertugas serta dalam menghadapi kehidupan kita.

“ Kegiatan ini sangat penting untuk anggota untuk menyegarkan rohani mereka sehingga dalam bertugas, mereka bisa tetap professional dan tidak melakukan hal – hal yang negatif yang bisa menyebabkan mereka terjerat di dalam suatu masalah”, Ucap AKBP Alfian.