Kamis, 16 Agustus 2018

Sambut Kemerdekaan RI Ke - 73, Polresta Bersama PN Gelar Tabligh Akbar


Jajaran Kepolisian resort kota Probolinggo dan pengadilan negeri kota Probolinggo memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 73 dengan melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dan Probolinggo bersholawat pada selasa malam, (14 / 08 / 18 ). Bertempat di depan kantor pengadilan negeri kota Probolinggo, kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo Kota, Ketua Pengadilan Negeri Probolinggo, Ketua Pengadilan  Agama Probolinggo, Dandim 0820 Prob ( diwakili Danramil Wonoasih ), Seluruh PJU dan    Perwira staf Polres Probolinggo Kota, Kajari Probolinggo kota, Ketua MUI Kota Probolinggo, Ketua PC NU Kota Probolinggo, Ketua PD Muhammadiyah Kota Probolinggo, Ketua Al Irsyad Kota Probolinggo, Ketua LDII Kota Probolinggo, Ketua FKUB Kota Probolinggo, para tokoh agama, Anggota Polri dan PNS Polri jajaran Polres Prob Kota, Ketua Majelis Sholawat Lahar Mania serta para Santriawan dan santriwati se Kota Probolinggo .

Dalam sambutannya, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 saat ini, Polres Probolinggo Kota bersama-sama dengan Pengadilan Negeri Probolinggo mengajak warga masyarakat bersama – sama untuk bersholawat guna menciptakan situasi Kamtibmas yg aman dan kondusif. Kapolres juga mengharapkan pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 nanti agar bisa berjalan dengan aman tertib dan kondusif sebagaimana pelaksanaan Pilkada tahun 2018 yang berjalan dengan aman dan kondusif.

“Pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ini mari kita bersama-sama Bersholawat, mari kita memupuk rasa cinta tanah air dan meningkatkan Persatuan Kesatuan demi tegaknya NKRI”, Ucap Kapolres.

Dalam tausiahnya, KH. Ghufron menyampaikan jangan pernah mau dipecah belah dan diadu domba oleh beberapa orang yang dapat merusak Persatuan dan kesatuan Bangsa ini, bahkan mereka yang mengaku ngaku sebagai ulama namun suka mengadu domba, jangan pernah sekali kali mengikuti mereka. KH. Ghufron juga mengungkapkan bahwa kemudian para ulama ini bersama dengan para pejuang pendiri bangsa membentuk negara bukan sebagai negara Islam namun sebagai negara persatuan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena para ulama dan para pejuang memandang bahwa negara ini terdiri dari berbagai agama suku dan ras.

“Kita sebagai generasi penerus mari bersama - sama mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah kita raih dengan penuh pengorbanan ini. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai agama, suku , bahasa dan ras. Mari kita jaga keanekaragaman ini jangan sampai terpecah belah hanya karena adanya ajakan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa”, Ucap KH. Ghufron.

Kegiatan Tabligh akbar Probolinggo bersholawat ini dihadiri oleh ratusan warga, santri dan anggota polisi yang memenuhi tempat pelaksanaan tabligh akbar sebagai bentuk keikutsertaan dalam merayakan HUT negara RI yang ke 73 dan juga sebagai bentuk harapan agar Kota Probolinggo bisa tetap kondusif dan aman pada saat pelaksanaan pilpres dan pileg tahun 2019.