Minggu, 05 Agustus 2018

Wujud Kepedulian, Bhabin Beserta Dengan Mahasiswa KKN Dan Komite Sekolah Santuni Anak Yatim Piatu

Sabtu Pagi menjelang siang ini ( 04/08/18 ), hembusan angin ciri khas kota mangga Probolinggo yang terasa dingin, tidak mengendurkan semangat para guru, Komite sekolah SDN Pesisir 1, para mahasiswa KKN dari Universitas Jember serta Bhabinkamtibmas Bripka Eko untuk melaksanakan santunan bagi murid yatim & yatim piatu SDN Pesisir 1 Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.

Bertempat dihalaman sekolah, kegiatan rutin yang dilakansakan setiap bulan tersebut, guru telah menyiapkan sebanyak 15 murid yatim & yatim piatu, sebenarnya 16 anak namun 1 anak tidak masuk sekolah, untuk menerima santunan dari para donatur.

Berkesempatan memberikan sambutan, Bripka Eko menyampaikan,"adik-adik sekalian kami semua disini bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berbagi. Jangan dilihat dari berapa nilainya, tapi berapapun itu insya Allah niat kami semua yang disini dan juga donatur yang tidak sempat hadir, tulus. Silakan diterima dan silakan dimanfaatkan terutama untuk keperluan sekolah kalian, bila pun ada kelebihan setelah keperluan sekolah, lebih baik kalian tabung". Demikian diucapkan Bripka Eko dalam sambutannya.

Selain sebagai ketua komite sekolah, H. Suadi Yusuf yang juga selaku pengurus LAZ Sidogiri cabang Probolinggo berujar,"jadi selain memberikan santunan, juga disarankan untuk memgusap rambut anak yatim&yatim piatu tersebut, dimana banyak keutamaan dari kegiatan ini diantaranya sebagai penanda tingkat keimanan, mahami indahnya berbagi, mengajarkan arti keikhlasan, memgajarkan agar tidak takut miskin karena bersedekah, mendapat ridho Allah Swt, mendapat pahala sebanyak helai rambut anak yatim&yatim piatu yanh diusap, serta masih banyak lagi keutamaan lainnya". Disampaikan H. Suadi Yusuf usai kegiatan santunan.

Selain itu tampak pula mahasiswa KKN dari Unibersitas Jember yang juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Ikut berbaur dengan para gurucdan murid, mereka tampak akrab saling berkenalan. Ucapan terimakasih juga disampaikan para guru atas terlaksananya kegiatan rutin ini.

Tersirat pesan dari kegiatan ini, bersedekah tidak menunggu kelebihan harta, melainkan berapapun nilai materinya dengan harapan bermanfaat bagi penerima tentunya juga akan membawa kebahagiaan bathin bagi yang bersedekah