Selasa, 04 September 2018

Bahas Rencana Pemulangan Korban KLM Wahyu Ilahi 02, Perwakilan Kabupaten Jeniponto Hadir



Menindaklanjuti rencana pemulangan 21 warga Kabupaten Jeniponto Sulawesi Selatan korban KLM Wahyu Ilahi 02 yang terbakar, Selasa siang, ( 04/09/18 ) Kapolsek Mayangan bersama dengan Kepala KSOP Probolinggo Eko Winarno menemui utusan dari Kabupaten Jeniponto yang diwakili oleh Ka BPBD, Kapolsek serta Danramil Batan Kabupaten Jeniponto.

Bertempat di kantor Syahbandar Kota Probolinggo, kegiatan tersebut bertujuan untuk membahas rencana pemulangan 21 warga yang menjadi korban tenggelamnya kapal Wahyu Ilahi 02 dan diselamatkan oleh Kapal Sejahtera 04 dan dievakuasi ke Pelabuhan Kota Probolinggo.

BPBD Kab. Jeneponto Mus Mulyadi mengucapkan terimakasih sebesar besarnya kepada Kapolres Probolinggo Kota dan instansi lain atas bantuan dan perhatiannya atas tindakan cepat terhadap warga Jeniponto yang dimulai dari proses evakuasi, penampungan hingga terjaminnya makan serta kesehatan ke 21 warga Jeneponto selama ada di Kota Probolinggo.

Kapolres Probolinggo Kota melalui Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi, SE, SH kepada tim Tribratanews mengungkapkan bahwa sudah merupakan kewajiban Kepolisian untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk kelancaran di jalan selama perjalanan menuju bandara, akan disiapkan bus dari Polres serta pengawalan agar bisa segera kembali ke kampung halaman”, ujarnya.

“Rencana pemulangan sudah disiapkan oleh Bupati Jeniponto dengan pesawat terbang besok Rabu 5 September 2018. Untuk waktu tepatnya menyesuaikan proses booking Tiket”, pungkasnya.

Seperti diketahui, KLM Wahyu Ilahi 02 yang memuat 21 orang dan ratusan hewan ternak dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (30/82018) lalu. Belakangan diketahui bahwa kapal itu terbakar dalam pelayaran dari dermaga Marapokot, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur menuju Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Beruntung, 21 korban ini diselamatkan oleh 9 ABK Kapal Sejahtera 04 yang saat itu berada di dekat KLM Wahyu Ilahi 02 yang terbakar. Dengan Kapal Sejahtera 04 itulah 21 korban dievakuasi lalu dibawa ke Pelabuhan Probolinggo. Dari jumlah itu, terdiri dari 14 penumpang dan 7 awak buah kapal (ABK). Rinciannya, 17 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.