Senin, 10 September 2018

Tingkatkan Kesadaran Dalam Berkendara, Polresta Gelar Operasi Rutin


Salah satu dampak positif adanya program operasi lalu lintas oleh Kepolisian RI, yaitu dapat memberikan kesadaran untuk para pengguna kendaraan bermotor agar selalu mengedepankan berperilaku tertib di jalanan dan melengkapi persyaratan dalam berkendara. Hal itu sangatlah penting mengingat keselamatan pengendara pada saat berada di jalan merupakan hal yang harus diutamakan oleh setiap pengguna jalan.

Kegiatan operasi ini secara intensif terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Probolinggo disetiap waktu. Hal ini yang Nampak saat satuan ini menggelar operasi penertiban di ruas jalan Panglima Sudirman tepatnya samping hotel Ratna kota Probolinggo Senin (10/9/18).

Kegiatan operasi yang mengambil fokus pada pada pemeriksaan kelengkapan berkendara ini dihadiri oleh KBO Ipda Rojo Kanit Patroli Ipda Bambang H serta sejumlah anggota Satlantas Polresta Probolinggo.

“Kami berupaya memberi penyuluhan kepada masyarakat pemilik kendaraan untuk selalu patuh dan tertib di jalan raya. Begitu juga dengan kepemilikan dokumen berkendara seperti STNK dan SIM yang wajib dipegang saat berkendara.”Ujar Ipda Rojo KBO Satlantas Polresta Probolinggo

Dalam giat operasi yang berlangsung selama satu jam lebih ini, anggota Satlantas Polresta Probolinggo berhasil menjaring sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor roda dua, karena dalam operasi ini di fokuskan menindak pelanggar khusus roda dua.

Terjadi sesuatu hal yang cukup menarik pada saat pelaksanaan kegiatan operasi ini, pelanggar yang sudah kena tilang secara diam diam mengambil sepedanya yang udah di sita polisi dan di bawa lari, beruntung atas kesigapan anggota pelanggar dapat di amankan .

Ditempat berbeda AKP alpogohan SH, Kasatlantas Polresta Probolinggo saat dikonfirmasi terkait kegiatan satuannya mengatakan bahwa giat operasi ini merupakan hal rutin dan bertujuan sebagai shock therapy terhadap pemilik kendaraan agar selalu memenuhi apa yang menjadi persyaratan dalam berkendara.
“Adanya pelanggaran termasuk laka lantas lebih banyak disebabkan kurangnya kepatuhan pengendara saat dijalan dan tidak didukung kelengkapan berkendara seperti yang telah ditentukan,”. tegasnya.