Jumat, 26 Oktober 2018

Datangi Kamar Jenazah RSUD, Kapolres Cek Korban KM Cahaya Bahari


Proses pencarian ABK KM Cahaya Bahari Jaya asal Kota Probolinggo yang dikabarkan hilang sejak hari Sabtu (20/10/18) akhirnya membuahkan hasil. Tiga jenazah yang diduga awak KM Cahaya Bahari Jaya ditemukan di perairan laut Pamekasan oleh sejumlah kapal, Kamis (25/10/18).

Dari informasi yang dihimpun oleh tim Tribratanews, sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki mengapung di perairan di perairan Gili Mandangin, Pamekasan pada hari Kamis (25/10/18) pukul 08.30 WIB. Jenazah ini ditemukan kapal nelayan Zakaria 2, kemudian dievakuasi ke RSUD Probolinggo. Jenazah kedua ditemukan oleh kapal survei minyak di perairan Camplong, Sampang berjarak 9 mil dari Pelabuhan Brantah, Pamekasan. Jenazah ini kemudian dievakuasi ke RSUD Pamekasan dan diidentifikasi sebagai Iwan (28).Jenazah ketiga ditemukan oleh kapal yang sama di perairan Pantai Kramat 1 mil dari pesisir Pantai Kramat, Pamekasan pada pukul 10.50 WIB. Dievakuasi ke RSUD Pamekasan dan teridentifikasi sebagai Abu Yasit Bustomi alias Tomi (18).  Untuk jenazah yang ditemukan pertama kali oleh tim langsung dipulangkan menuju ke Kota Probolinggo sedangkan untuk yang jenazah kedua dan ketiga kemungkinan kamis malam hari baru bisa sampai di Kota Probolinggo

Mendengar kabar tersebut, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum Kapolresta Probolinggo kamis sore, (25/10/18) langsung menuju RSUD Dr. M Saleh untuk melaksanakan pengecekan terhadap salah satu jenazah yang sudah terlebih dahulu sampai di Kota Probolinggo.

Kapolresta mengungkapkan jenazah yang sudah ada di RSUD tersebut memiliki ciri – ciri gigi bawah kiri patah, Kedua ibu jari kaki (agak kedalam /tdk lurus), serta ada tahi lalat di tengah leher belakang.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam – dalamnya atas musibah yang menimpa nelayan dari Kota Probolinggo ini. Kapolres berharap, semoga keluarga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani musibah ini”, Ucap Kapolres.

Secara terpisah, salah satu anggota Paguyuban Kapal Nelayan Mayangan, Zainul Fatoni meyakini jika ketiga jenazah yang baru ditemukan tersebut merupakan para awak kapal KM Cahaya Bahari Jaya. Zainul mendasarkan asumsinya pada ciri-ciri tubuh ketiga jenazah yang mirip dengan awak KM Cahaya Bahari Jaya. Misalnya ada satu mayat yang memiliki tahi lalat di leher atau ada jenazah yang bentuk hidungnya mirip dengan salah satu awak kapal berjenis cantrang tersebut.