Jumat, 16 November 2018

Antisipasi Berita Hoax, Polisi Ajak Warga Bijak Dalam Bermedsos


Di era globalisasi dan pesatnya teknologi serta makin banyaknya kejahatan dunia maya dan issue hoax mendorong Ipda Samiran melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya diwilayah hukum Polsek Wonoasih serta arahan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum untuk wilayah Probolinggo Kota harus bebas dari berita Hoax.

Bertempat di rumah ibu Wiwik di Jl. Kelengkeng Rt 3 Rw 3 kelurahan Wonoasih jamaah Yasinan antusias mendengarkan Penyuluhan dari Ipda Samiran dan Bripka Farista selaku Bhabinkamtibmas, turut hadir dalam kegiatan ini lurah wonoasih Bapak M. Gozali beserta dengan warga yang mengikuti kegiatan ini.

Dalam kegiatan ini, Panit Binmas mengungkapkan bahwa di era millennial ini, banyak sekali beredar isu – isu negatif dan berita hoax yang beredar luas di kalangan warga masyarakat. Oleh karena itu, warga harus bisa bijak dalam menyikapi berbagai isu dan berita tersebut. Jangan mudah menshare sebelum menyaring berita tersebut. Panit Binmas juga menjelaskan, menjelang pelaksanaan pileg dan pilpres 2019, kewajiban untuk menjaga situasi kamtibmas di merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, masing – masing warga harus berusaha untuk menjaga situasi keamanan di sekitar lingkungannya agar tetap aman dan kondusif.

"Negara harus hadir ditengah - tengah masyarakat, kami telah melakukan penyuluhan ke 12 kelurahan di wilayah hukum polsek wonoasih di Rt maupun komunitas masyarakat tentang berita hoax dan menyampaikan situasi kamtibmas" ujar Panit Binmas.

Lurah Wonoasih dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa penyuluhan tentang berbagai macam berita hoax yang beredar di masyarakat ini sangatlah penting agar warga masyarakat bisa mengetahui bagaimana cirri – cirri apakah sebuah berita tersebut tergolong hoax atau bukan.

"Saya dan warga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian telah memberikan pengetahuan tentang berita hoax serta rasa aman yang mana telah ditangkapnya beberapa pelaku curhewan" ujar Lurah Wonoasih.