Jumat, 09 November 2018

Berikan "APAR", Kapolres Juga Bantu Bersihkan Puing Kebakaran Di Pondok Riyadlus Sholihin


Empat hari yang lalu, Gudang penyimpanan peralatan milik pondok pesantren (ponpes) Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terbakar, Senin (5/11/2018) siang. Meski tak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran gudang ponpes yang terletak di jalan Abdurrahman Wahid itu, terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Gudang tersebut berada di sisi selatan pondok dan agak jauh dari kamar santri. Biasanya gudang penyimpanan itu, sehari-hari terkunci rapat. Kecuali ada kegiatan santri di ponpes yang diasuh Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo terpilih.


Menyikapi kejadian tersebut, kamis pagi,(08/11/18), Jajaran Polresta Probolinggo yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum melaksanakan kegiatan kerja bakti di Ponpes Riyadlus Sholihin untuk membantu membersihkan sisa – sisa puing bekas kebakaran yang masih ada di lokasi. Kegiatan ini diikuti oleh para PJU Polresta Probolinggo dan anggota jajaran Polresta Probolinggo.

Kepada tim Tribratanews, Kapolres mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dari jajaran Polresta Probolinggo untuk membantu para santri yang ada di Ponpes Riyadlus Sholihin yang beberapa hari lalu mengalami musibah kebakaran. Kapolresta juga mengungkapkan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dari kepolisian untuk terus menjaga tali silaturahmi dan sinergitas jajaran kepolisian dengan para ulama serta santri agar tetap terjaga.

“Hari ini kami beserta jajaran membantu para santri untuk membersihkan puing – puing yang masih berserakan di sekitar lokasi musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari yang lalu. Kami berharap kegiatan ini bisa sedikit membantu para santru agar bekas puing – puing kebakaran bisa segera dibersihkan dan tidak terlihat berserakan”, Ucap kapolresta.

Dalam kegiatan ini, Kapolresta juga menyerahkan satu buah “APAR” (Alat pemadam kebarakan) kepada pengurus Ponpes Riyadlus Sholihin sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.