Selasa, 06 November 2018

Berikan Wawasan Tentang Isu Hoax, Kapolres Himbau Para Kepsek Untuk Bijak Bermedsos



Maraknya isu hoax tentang penculikan anak yang beredar di media sosial terus diantisipasi oleh jajaran Polresta Probolinggo. Kali ini, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum berkesempatan menjadi narasumber dan memberikan penjelasan terkait isu ini dalam kegiatan “Pembekalan Kepala Sekolah SD Se-Kota Probolinggo Untuk Menciptakan Kamtibmas Yang Aman Dan Kondusif”. Bertempat di kantor Disdikpora Jl. Basuki Rahmat Kota Probolinggo, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Disdikpora Kota Probolinggo (Drs. Moch.  Maskur, M.Pd) serta Kepala sekolah SD Se-Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta menjelaskan tentang kronologi informasi kabar percobaan penculikan di medsos. Kapolresta juga menyampaikan fakta bahwa semua isu penculikan yang beredar di medsos itu merupakan hoax. Kapolres juga memberikan penekanan agar  masyarakat lebih bijak dalam penggunaan media sosial (medsos) dan sebelum ada bukti/saksi yang kuat jangan mudah membagikan/share terkait berita yang kurang jelas kebenarannya (hoax) hingga mengakibatkan keresahan ditengah masyarakat.

“Jangan mudah menshare berita yang belum jelas faktanya. Karena hal tersebut merupakan salah faktor yang dapat menyebabkan sebuah hoax bisa tersebar dengan cepat dan menimbulkan keresahan di sekitar masyarakat”, Ucap kapolresta
Kapolresta juga mengatakan mendekati pelaksanaan kegiatan pileg dan pilpres pada tahun 2019, mari secara bersama – sama saling membantu untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Probolinggo ini agar tetap aman dan terkendali.

“Ibuk bapak kepala sekolah, pada saat ini sudah mulai masa kampanye, banyak konteks yang dipolarisasi untuk meresahkan masyarakat. Maka dari itu mari kita bersama – sama untuk bisa menjadi benteng dari berbagai isu yang dapat menyebabkan keresahan di masyarakat”, Kata Kapolres.

Kepala Disdikpora Drs. Moch.  Maskur, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres yang telah bersedia memberikan pembekalan kepada para kepala sekolah dan rekan - rekan guru sekolah dasar.  M. Maskur juga mengungkapkan Pada saat ini merupakan tahapan kampanye baik pilpres dan pileg tentunya banyak konteks yang dipolarisasi dan digoreng sehingga banyak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Dengan penjelasana dari bapak Kapolres tadi tentunya semua menjadi jelas bahwa isu tentang maraknya penculikan anak itu memang tidak benar. Namun, hal ini tidak mengurangi nilai pengawasan dari para rekan – rekan kepala sekolah dan guru untuk mengawasi para anak didiknya”, Ucap Maskur.