Sabtu, 22 Desember 2018

Maksimalkan Kegiatan Antisipasi Jelang Perayaan Natal, Polisi Sterilisasi Gereja


Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2019, Polresta Probolinggo mulai melakukan sejumlah kegiatan antisipasi sebagai langkah untuk melaksanakan kegiatan pengamanan sejumlah gereja. Salah satu yang menjadi prioritas pengamanan adalah Gereka Protestan Indonesia Barat (GPIB) Immanuel, terletak di jalan raya Suroyo.

Puluhan personil bersenjata lengkap yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal,  menyisir area gereja itu. Tak hanya metal detector, dalam sterilisasi gereja polisi juga melibatkan K-9 atau anjing pelacak.

“Kami melakuan sterilisasi di sejumlah rumah ibadah dengan menggunakan bantuan anjing pelacak serta metal detector,” kata Kapolresta, Sabtu (22/12/218).

Kapolres menjelaskan bahwa sterilisasi dengan menggunakan anjing pelacak dan metal detector bertujuan untuk mengetahui benda-benda yang dapat mengganggu umat kristiani yang akan beribadah. Dengan sterilisasi, pihaknya ingin memastikan bahwa kenyamanan dan keamanan jemaah selama merayakan Natal terjamin.

“Tentunya kami melakukan sterilisasi untuk meningkatkan kewaspadaan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, terutama di gereja merah yang menjadi simbol kota probolinggo,” tambah Alfian.

Tak hanya gereja merah, Kapolresta juga mengatakan bahwa polisi juga melakukan sterilisasi di 16 gereja lain yang tersebar di wilayah hukumnya. Selain itu, Kapolres juga menjelaskan, pihaknya akan mengerahkan 135 pasukan untuk mengamankan jalannya Natal dan Tahun Baru 2019.

“Sterilisasi gereja dan peningkatan keamaman akan terus dilakukan, karena juga menjadi bagian dari hingga Operasi Lilin Semeru 2018. Operasi ini akan berlangsung hingga 12 hari kedepan,” tandas AKBP Alfian.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar