Senin, 31 Desember 2018

Sita Ratusan Butir Obat - Obatan Terlarang, Kapolres : Hasil Dari Operasi Cipkon Jelang Tahun Baru


Menjelang pelaksanaan kegiatan malam pergantian tahun, berbagai macam kegiatan dilaksanakan oleh jajaran Polresta Probolinggo untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Tak ingin kecolongan, Polres Probolinggo Kota pun bergerak melakukan penyitaan ribuan botol miras dan obat-obatan terlarang, yang hendak digunakan saat malam pergantian tahun.

Hal itu nampak dalam kegiatan konferensi Pers yang dilaksanakan oleh jajaran kepolisian Polres Probolinggo Kota, senin ( 31/12/18) pagi. Dipimpin langsung oleh kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum, kegiatan yang dilaksanakan di depan lobby Mapolresta tersebut dihadiri oleh seluruh PJU Polresta serta para Kapolsek Jajaran.

Ribuan botol miras dan obat-obatan terlarang itu merupakan hasil operasi cipta kondisi polisi selama 3 hari, sejak 28 Desember lalu. Jenis miras yang disita meliputi 177 botol miras pabrikan, 1.413 kaleng miras pabrikan, 13 liter arak jawa dan 574 botol arak oplosan.

Tak hanya itu, ratusan butir obat terlarang serta lima orang tersangka juga diamankan petugas, dengan rincian 507 butir pil trex dan 120 butir pil dextro. Seluruh miras dan pil setan hasil sitaan, kini diamankan di Mapolres Probolinggo Kota menunggu jadwal pemusnahan.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, miras dan obat-obatan terlarang yang ‘dibersihkan’ polisi akan digunakan pemilik saat malam pergantian tahun. Dalam penyitaan ini, polisi juga menangkap 5 orang pelaku, yang terlibat dalam peredaran jual beli pil setan. Kapolres juga menjelaskan bahwa jajarannya akan berupaya secara maksimal untuk tetap menjaga situasi di wilayah hukum Polresta Probolinggo tetap aman dan terkendali pada saat pelaksanaan perayaan malam tahun baru.

“Ini merupakan hasil dari pelaksanaan kegiatan operasi cipkon menjelang malam tahun baru. Karena miras merupakan salah satu pemicu dari tawuran yang dilakukan oleh para anak muda pada saat menghadiri berbagai macam kegiatan hiburan,” Kata Kapolres Senin (31/12/18) saat ditemui kantornya.

Pihaknya pun berpesan pada masyarakat Kota Probolinggo, khusunya kalangan muda-mudi agar tidak melakukan kegaduhan dengan menggelar pesta miras dan obat-obatan terlarang. Jika tidak, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan tindakan.

“Kami himbau kepada masyarakat, khususnya kelompok remaja jangan sampai saat malam tahun baru nanti dilewati dengan pesta miras dan obat terlarang. Tentu kami akan menindak tegas,” ancamnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar