Selasa, 08 Januari 2019

Quick Response, Polisi Datangi Sumber Asap Tebal Yang Berawal Dari Laporan Netizen


Semakin meluasnya jaringan media sosial, menjadikan informasi terkait kejadian di lingkungan masyarakat juga cepat menyebar. Sebagaimana informasi yang disampaikan oleh warga net melalui akun facebook yang menulis adanya pembakaran ban untuk diambil kawatnya  di grup ILKPro ( Info Lantas dan Kecelakaan Probolinggo)

"Mohon ditindak atau diberitahu kepada yang melakukan kegiatan setiap hari membakar ban bekas tuk diambil kawatnya. Karna asap yang dibuat membuat siswa siswi kami terganggu kegiatan belajar. Banyak yang bau-batuk dan pandangan pengelihatan jalan terganggu. Saya takut ada korban dengan asap ini...wilayah sumurmati perbatasan Triwung Kidul .Diarea sungai sepaser Sumberasih". Demikian ditulis di akun facebook.

Merespon adanya aduan dari masyarakat melalui media sosial tersebut, anggota Polsek Sumberasih yang melaksanakan giat patroli langsung menuju lokasi dimaksud. Sesuai dengan informasi, petugas mencari jalan yang bisa dilalui. Masuk melalui jalan sebelah selatan Kantor Kelurahan Triwung kidul, mobil patroli bisa masuk. Bripka Aang Nopita, SH bersama Bripda Beni Wiranto yang telah berada di lokasi mengecek kebenaran informasi tersebut.

Kepada tim, Bripka Aang mengungkapkan akan memberikan pembinaan dan pengertian kepada warga yang melaksanakan kegiatan tersebut karena bisa mengganggu aktifitas serta kesehatan warga di sekitar lokasi. Bripka Aang juga menjelaskan, semoga dengan quick respon yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek, bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang sempat terganggung aktifitasnya dikarenakan kegiatan pembakaran ini.

“Tadi kami mendapat informasi dari Polresta adanya aduan masyarakat bahwa ada yang bakar ban sehingga asapnya mengganggu. Sampai dilokasi kami hanya menemukan bekas bans dibakar dan sudah padam. Lokasi memang jauh dari pemukiman, tapi ini menggangu, sehingga kami juga himbau pada warga untuk tidak melakukan bakar ban seperti ini”. Ujar Bripka Aang.

Warga disekitar lokasi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa kegiatan pembakaran ini memang sudah berlangsung dalam beberapa hari ini. Warga juga mengungkapkan kegiatan pembakaran tersebut seringkali dilaksanakan pada pagi hari yang menyebabkan asap hitam pekat tersebut mengganggung aktifitas warga yang ada di sekitar lokasi.

“Iya pak itu ada bekas ban yang dibakar, asapnya memang banyak bahkan warnanya hitam pekat, kalau menurut saya ya bahaya, bisa pernapasan terganggu. Ya semoga dengan kehadiran pak Polisi ini besok sudah tidak ada lagi”. Dikatakan seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain menggangu ketertiban umum, seharusnya masyarakat juga harus tahu bahwa membuang apalagi membakar ban semacam iti sangat mengganggu. Kesadaran harus ditingkatkan, demi kepentingan umum.