Senin, 21 Januari 2019

Sebatang Kara, Kapolres Usulkan Beasiswa Untuk Ananda Ayub


Ada sekelumit cerita yang mengharukan dibalik meninggalnya empat orang warga Kel. Jati Kec. Mayangan yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik pada jumat (18/01/19) malam. Ananda Ayub, balita yang belum genap berusia tiga tahun harus ditinggalkan oleh kedua orang tuanya Joko Sandi, 33 Th dan Elista Hutahuruk, 33 Th. Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K M.Hum memberikan perhatian khusus kepada balita yatim piatu ini pada saat pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Kepolisian dan PLN, senin,(21/09/19) pagi.

Kepada tim Tribratanews Kapolres mengungkapkan rasa simpati dan ibanya kepada ananda Ayub karena harus menjadi anak yatim piatu di usia yang masih sangat muda. Kapolres juga akan mengusulkan kepada Walikota terpilih Habib Hadi untuk memberikan beasiswa kepada ananda Ayub untuk jenjang sekolahnya sampai dengan SMU.

“Semoga dengan bantuan dan usulan yang akan kami sampaikan kepada walikota terpilih Habib Hadi bisa memberikan jaminan untuk masa depan ananda Ayub”, Ucap Kapolresta.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Warga di Kelurahan Jati tepatnya di Jalan Sunankalijaga, tak akan menyangka jika hujan deras yang terjadi Jumat (18/01/19) malam, bakal berujung duka yang sangat mendalam. Empat orang yang tinggal di Jl. Sunan Kalijaga termasuk kedua orang tua dari Ananda Ayub, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, meninggal dunia akibat tersengat listrik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar