Selasa, 15 Januari 2019

Viral Di Medsos, Kapolres Berikan Perhatian Khusus Kepada Bayi Yang Terlahir Tanpa Anus


Bayi Ahmad Husen yang beberapa hari ini viral di media sosial karena terlahir tanpa anus tersebut, tidak membutuhkan lama mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya, dari Polresta Probolinggo yang tak hanya mengunjungi bayi berusia 2 bulan itu, namun menawarkan proses operasi di RS Soebandi Jember.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal saat berkunjung ke rumah Ahmad Husen di Jalan Jangur Gg. Rejeki, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Senin (14/1/2019). Bersama dengan para PJU polresta dan Lurah Triwung Kidul, Buhar, Kapolresta langsung disambut oleh orangtua bayi tersebut, Samsul Arifin dan Suratiningsih.

Kepada keluarga Ahmad Husen, Kapolresta Alfian mengucapkan rasa prihatin yang mendalam. Bahkan pihaknya menawarkan bantuan berupa proses operasi di RS Soebandi Jember. Kapolres juga mengungkapkan untuk menangani pembuatan anus memerlukan rangkaian operasi dan perawatan yang cukup lama dan panjang. Kapolres berharap, agar keluarga bisa bersabar dan telaten menjalani perawatan medis. Demi penyembuhan si bayi, yang masih memiliki masa depan panjang.

“Kita menawarkan bantuan operasi dengan merujuknya ke RS Soebandi Jember. Kita sudah komunikasi dan siap bekerja sama. Alhamdulillah niatan ini direspon positif oleh keluarga,” ucap Alfian.

Lanjut Alfian, atas respons positif tersebut pihaknya setelah berkoordinasi dengan dokter yang menangani, Rabu lusa berencana akan merujuk Ahmad Husen ke RS Soebandi Jember.

“Rencana kami akan rujuk hari Rabu mendatang. Harapan kami semoga segera diberi kesembuhan dan sehat kembali,” tandasnya.

Sebagai informasi, operasi untuk anus buatan membutuhkan waktu. Setidaknya ada tiga tahapan operasi yang harus dilalui. Dimana setiap tahapan tersebut, memerlukan jeda waktu.

Operasi pertama pembuatan saluran pembuangan sementara biasa di Perut. Selanjutnya operasi pembuatan saluran anus, sebagai saluran pembuangan yang normal seperti lainnya. Setelah saluran anus buatan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Selanjutnya dilakukan operasi ketiga untuk menutup saluran pembuangan sementara di perut. Dari rangkaian operasi dan tindakan medis ini jelas memerlukan biaya yang tidak sedikit, terlebih keluarga si bayi masuk kategori kurang mampu.

Diketahui sebelumnya, bayi malang bernama Ahmad Husen ini terlahir pada 17 November 2018 lalu dengan kondisi tanpa anus. Bayi mungil itu sempat menjalani operasi di RS dr Soetomo Surabaya untuk dibuatkan lubang buatan di perut bagian kiri atau disebut kolostomi.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar