Sabtu, 09 Februari 2019

Peringati HPN Ke - 73, Kapolresta Bersama Wartawan Bagikan Nasi Kotak


Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-73 Tahun 2019, Polres Probolinggo Kota bersama sejumlah wartawan membagikan nasi kotak, Jumat (8/2/2019). Pembagian nasi kotak berjumlah 73 untuk melambangkan keberpihakan pers kepada warga. Pembagian nasi kotal berlokasi di Pasar Baru, Jalan Raya Panglima Sudirman. Sasarannya warga yang kurang beruntung secara ekonomi seperti, tukang becak, juru parkir, pedagang kaki lima, dan lain-lain.

Aksi bagi-bagi nasi itu diikuti Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal. Tak ayal banyak pengunjung pasar yang sempat kaget. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Probolinggo Kota menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada rekan pers ke-73. Kapolres juga berharap semoga insan pers dapat senantiasa menjalin kerja sama dg Kepolisian utk memberikan berita yang positif dan edukatif kepada masyarakat serta turut serta mensukseskan Pemilu 2019.

“Pers merupakan relasi yang sangat penting bagi polri untuk membantu mencounter banyaknya berita hoax yang beredar. Rekan rekan wartawan juga banyak membantu menyebarkan berita yang positif untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif”. Ucap Kapolres.

AKBP Afian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum juga mengatakan, aksi bagi nasi kotak merupakan wujud apresiasi pada insan media. Dikatakan pers sebagai pilar ikut andil membangun ekonomi kerakyatan.

“Sengaja kita di momen spesial HPN,kami mengajak wartawan bagi-bagi nasi. Harapannya wartawan juga perlu dikenalkan pada masyarakat. Biar tahu pers itu apa. Pasalnya wartawanlah yang ikut andil membangun masyarakat khususnya ekonomi kerakyatan,” ujar Kapolresta.

AKBP Alfian pun berharap, peran media selalu ditingkatkan untuk hal-hal positif. Sekaligus untuk mengimbangi dan meluruskan informasi hoax yang banyak berseliweran di media sosial.

Di saat wartawan memperingati HPN itu, sejumlah warga mengaku, tidak banyak tahu pers itu apa. Mereka lebih kenal dengan sebutan wartawan.
Seoang warga sekaligus tukang becak asal Winoasih, Manhadi (40) mengaku, terkejut dengan aksi bagi nasi kotak oleh sejumlah polisi dan wartawan. Ia kaget karena ada ramai-ramai yang ternyata bagi-bagi nasi.
“Ya tidak tahu dikira ada apa, ternyata bagi nasi. Alhamdulillah, hari Jumat dapat nasi. Saya ndak tahu kalau jurnalis atau pers itu sama dengan wartawan,” ucapnya sambil ngakak (tertawa).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar