Kamis, 28 Maret 2019

Menjelang Pelaksanaan UNAS, SDN Pesisir Bersama Dengan Bhabinkamtibmas Gelar Istighosah Bersama


Pelaksanaan Ujian Nasional  Sekolah Dasar dan sederajat yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang disikapi lebih awal oleh SDN Pesisir 1 dengan mengadakan istigosah pada peringatan Isro' mi'roj, 'sungkem' para murid kelas 6 serta pemberian santunan kepada 18 anak yatim dan yatim piatu yang ada di sekolah tersebut oleh para donatur yang berasal baik dari intern sekolah maupun luar sekolah

Suasana khidmat serta haru telah tampak dari detik awal ketika acara akan dimulai. Canda tawa serta gurauan dari para murid tidak tampak lagi meskipun pada umunya pembawaan anak-anak adalah bermain dan bercada gurau. Sebanyak 38 murid kelas 6 yang sekaligus didampingi wali murid duduk rapi dalam ruang aula sekolah yang telah disiapkan.

Sebagaimana disampaikan Kepala Sekolah Bapak Misnarto., S.Pd., M.Pd pada saat memberikan sambutan, dimana pelaksanaan Ujian Nasional yang akan segera diselenggarakan, mengharap semua murid kelas 6 untuk meningkatkan belajar dan patuh orang tua. Dimana orang tua juga turut berleran dalam tingkatkan kegiatan belajar ketika sudah dirumah.

“Waktu belajar kalian yang terbatas ketika di Sekolah, maka manfaatkanlah waktu dirumah juga untuk belajar. Mengigat Ujian Nasional sudah semakin dekat. Silakan juga bagi para wali murid untuk selalu mendorong serta memantau belajar anaknya ketika dirumah. Sehingga dengan giat belajar, diharap kelakendapat nilai ujian bagus sehingga bisa melanjutkan sekolah jenjang lebih tinggi sebagaimana kemauan anak”. Harap Kepala Sekolah.

Selain pentingnya peningkatan belajar, Bhabinkamtibmas Bripka Eko yang turut hadir juga menyampaikan pesan baik kepada murid maulun orang tua. Memilih teman dalam bergaul untuk menghindari pengaruh kenakalan remaja maupun narkoba.

“Anak-anakku sekalian, rajin belajar apalagi mendekati Ujian Nasional ini memang sangat penting, namu lebih dari itu, mari kita tanamkan perilaku dan karakter anak yang sejak dini untuk sadar akan jahatnya pengaruh narkoba. Tidak melarang bergaul dengan siapa saja, namun alangkah baiknya menjauhi atau mengindari teman kalian yang sengaja akan menjerumuskan pada kenakalan maulun narkoba”. Ujar Bripka Eko dalam sambutannya.

Kecerdasan intelektual tanpa akhlak yang baik tentunya juga belum akan menghasilkan generasi pilihan. Selain mengenai pelajaran sekolah, Ketua Komite H. Suadi Yusuf memberikan saran kepada murid yang sebentaf lagi melaksanakan Ujian Nasional berpesan untuk melaksanakan Shalat wajib 5 waktu, belajar puasa pada hari Senin dan Kamis serta melakukan amalan lain untuk mendekatkan diri pada yang Kuasa dan yang utama adalah berbakti kepada orang tua.

“Selain rajin belajar, haruslah dibarengi dengan sikap dan perilaku yang mencerminkan seorang muslim. Tidaklah akan terkabul doa sebelum kalian tunjukkan bakti kepada orang tua. Karena ridho Illahi jugaridho orang tua. Timba ilmu sebanyak-banyaknya dan berikan kebanggan bagi orang tua dengan prestasi yang baik”. Disampaikan H. Suadi dalam tausiah singkatnya.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pagi hingga siang hari tersebut diakhiri dengan 'sugkem' oleh para murid kepada orang tua masing-masing demi meminta maaf agar pada saat pelaksaan ujian nanti mendapat kemudahan. Tidak sedikit baik murid maulun wali murid yang menangis haru ketika saling bersalaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar