Kamis, 23 Mei 2019

Buka Bersama Dengan Para Tokoh Agama Dan Masyarakat, Kapolres Mengajak Eratkan Kembali Rasa Persaudaran


Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum pada selasa, (21/05/19) menghadiri kegiatan buka bersama dan Peringatan Nuzulul Qur'an 1440 H. Bertempat di Halaman belakang Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, kegiatan ini dihadiri oleh Kajari Kota Probolinggo Bpk. Martiul S.H, Kepala Kemenag Kota Probolinggo Bpk. Mufi Imron Rosadi, Ketua Pengadilan Agama Kota Probolinggo Bpk. Affan, Ketua Rois Surya NU Kota Probolinggo K.H. Aziz Fadol, Pengurus PWNU Jatim K.H Syafruddin Syarif, Ketua MUI Kota Probolinggo K.H Nizar Irsyad, Ketua NU Kota Probolinggo Bpk. Samsur, Ketua Muhammadiyah Kota Probolinggo Bpk. Masfuk,  Ketua DMI Kota Probolinggo Bpk. Taufik serta  Peserta buka bersama kurang lebih 75 orang.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta kepada tim Tribratanews Kapolres meminta kepada warga masyarakat Kota Probolinggo melalui peringatan Nuzulul Quran ini mari kita eratkan kembali persaudaran sesama muslim ataupun pemeluk agama yang lain, jadikanlah Islam sebagai agama yang benar-benar Rahmatan Lil Alamin. Kapolres juga menghimbau kepada para jama’ah yang hadir, dan para tokoh masyarakat, tokoh agama bersama Pemerintah, dari tingkat bawah, sampai ke atas bersinergi berkerjasama, untuk mewujudkan keutuhan Bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

"Sesuai dengan tema Kebersamaan Dalam Keberagaman yang artinya meskipun kita berbeda dalam pilihan, namun kita tetap bersaudara, silaturahim harus tetap terjaga " Ucap AKBP Alfian

Kepala Kemenag Kota Probolinggo juga mengatakan bahwa Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan ini, pada hakekatnya adalah merupakan bentuk rasa syukur umat kepada Allah SWT, karena Allah telah menurunkan Kitab Suci Al-Qur’an di muka bumi ini sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Mufi Imron juga mengungkapkan Keutamaan di bulan Ramadhan yaitu 10 hari terakhir dengan adanya Lailatul Qodar. Sebagai seorang muslim sebaiknya memanfaatkan malam lailatul Qodar dengan berbuat amal kebajikan diantaranya memperbanyak sedekah, membaca Al Qur’an serta ibadah yang lainnya.

“Apabila manusia berjalan tanpa petunjuk maka akan menemukan kegelapan dan kesesatan. Maka petunjuk yg dimaksud adalah Al-Qur'an, Andaikan Al-Qur’an hanya dibawa saja tanpa pernah dibaca dan dipahami maka akan sia-sia, dikarenakan tidak memahami makna yang terkandung dalam Kalam Illahi tersebut, padahal yang sesungguhnya mengandung petunjuk bagi manusia di dunia sehingga membawa keselamatan dunia dan akhirat”. Kata Mufi.


.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar