Kamis, 09 Mei 2019

Kapolres Ajak Semua Pihak Jaga Kondusifitas Selama Bulan Ramadhan


Dalam rangka terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di Kota Probolinggo selama bulan suci ramadan dan jelang Idul Fitri 1440 H, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, SH, SIk, MHum menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat melalui media radio. Sekitar 45 menit, Kapolres mengudara di Suara Kota FM, kamis, (09/05/19). Ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya,tempat hiburan malam dilarang membuka usaha selama bulan suci Ramadhan.

Kemudian bagi pemilik bengkel motor agar tidak melayani pembuatan dan pemasangan knalpot brong, serta penertiban pengendara yang menggunakan knalpot brong.

Selnjutnya ia menegaskan tentang larangan menyalakan petasan/mercon yang dapat mengganggu kekhusyukan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri.

"Berdasarkan UU Darurat No. 12/1951, bahwa membuat, menyimpan, mengedarkan dan menyalakan petasan/mercon, merupakan perbuatan pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujarnya serius.

Masyarakat diminta waspada tindak pidana pencurian sepeda motor serta diharapkan menambah kunci ganda/kunci tambahan, serta berhati-hati dalam memarkir kendaraan di rumah maupun ditempat keramaian.

Termasuk apabila masyarakat mengetahui peredaran atau penjualan miras / narkoba agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau Bhabinkamtibmas. Kapolres juga mengingatkan agar waspadai modus kejahatan dengan modus gendam.

"Sebagai langkah antisipasi kejadian terorisme. Dimohon kepada masyarakat harus peduli terhadap lingkungan. Bila ada orang yang tidak dikenal, agar segera melapor ke RT/RW selambat-lambatnya 2 x 24 jam,"tegas Kapolres.

Termasuk saat berangkat sholat trawih, dimohon masyarakat mengecek pintu rumah dan jendela, pastikan dalam keadaan terkunci serta mematikan kompor/alat-alat listrik saat meninggalkan rumah.

Pria kelahiran Sumenep ini juga melarang pelaksanaan takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor dengan bak terbuka, guna mengindari terjadinya kecelakaan lalu-lintas.

Pamungkas, Kapolres mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda agar membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pada saat bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Saya percaya warga Kota Probolinggo dan seluruh pendengar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan dan berita bohong (hoax). Mari bersama-sama berlomba dalam kebaikan di bulan suci ini," pungkasnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar