Senin, 08 Juli 2019

Sampaikan Bela Sungkawa Untuk Alm Sutopo Purwo Nugroho, Kapolresta Berikan Karangan Bunga


Ucapan belasungkawa atas wafatnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho terus berdatangan dari berbagai pihak. Senin (08/Juli/2019) pagi, Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum beserta dengan jajaran melaksanakan kegiatan pemberian karangan bunga sebagai ucapan belasungkawa Kapolres Probolinggo Kota kepada Kepala BPBD Kota Probolinggo atas wafatnya Dr. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si, APU sebagai Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB.

Bertempat di Kantor BPBD Kota Probolinggo Jl. Mastrip Kota Probolinggo, kegiatan tersebut di hadiri oleh Waka Polres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji, SH, Kasat Intelkam Polres Probolinggo Kota IPTU Dartok Darmawan, SH dan rombongan dari Polresta disambut oleh kepala BPBD Kota Probolinggo Bpk. Priyo Suajatmiko bersama staf.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Probolinggo Kota menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Dr. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si, APU. Kapolres juga mengungkapkan bahwa meninggalnya alm Dr. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si, APU membuat keprihatinan yang luar biasa, sosok yang inspiratif atas dedikasinya dalam bekerja, meskipun kondisi sakit keras tidak menyurutkan semangatnya unutk ettap bekerja dengan memberikan penjelasan dan edukasi pada masyarakat terkait kejadian bencana alam, sehingga masyarakat yang mendengar menjadi tenang, nyaman dan paham.

“Menurut kami, almarhum layak mendapat predikat sbg "pahlawan kemanusiaan" atas dedikasinya dalam melaksanakan pekerjaan. Kami juga Menyampaikan turut berduka cita kepada BPBD Kota Probolinggo karena Polres Probolinggo Kota mrpkn mitra BPBD Kota Probolinggo yang selalu berkoordinasi dalam penanganan/ antisipasi kejadian bencana alam di wilayah Kota Probolinggo.” Ucap Kapolresta.

Kepala BPBD Kota Probolinggo Bpk Priyo Jadmiko dalam kunjungan kali ini menyampaikan bahwa bahwa sakit almarhum sudah terdeteksi sejak tahun 2017. Awalnya almarhum tidak pernah mengeluh/merasakan sakit karena kebiasaan almarhum yang hidup sehat (tidak merokok) namun begitu sakit langsung divonis menderita sakit kanker paru-paru stadium 4. Kepala BPBD juga menjelaskan almarhum menunjukkan dedikasi kerja yang luar biasa, sekira akhir 2018 BPBD Kota Probolinggo telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor BNPB pusat, bertemu dengan almrhum  dlm kondisi sakit mengenakan korset namun masih tetap bekerja dan berpakaian seragam dinas.

“Terima kasih pada Bapak Kapolres Probolinggo Kota atas atensinya kepada almarhum. Kami mendoakan agar semua amal almarhum diterima Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan dedikasi alm menjadikan inspirasi kita bersama dalam menjalankan tugas.” Ucap Priyo.

Setelah diterbangkan dari Guangzhou, Cina, jenazah Alm. Sutopo disemayamkan di rumahnya di Jakarta untuk prosesi upacara dari BNPB.  Setelah itu jenazah dibawa ke Boyolali menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Adi Soemarmo.Alm. Sutopo meninggalkan seorang istri, Retno Utami Yulianingsih, dua orang putra, yakni Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho, juga kedua orang tua, Suharsono dan Sri Rusmandari.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar