Senin, 30 September 2019

Polres Probolinggo Kota Amankan Pelaku Pembobol ATM


Polres Probolinggo Kota, Minggu (29/9/19) pukul 14.30 WIB, berhasil mengamankan seorang pembobol ATM. Pria berinisial “R” warga Provinsi Lampung itu diamankan di ATM jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan toko computer. Sementara dua komplotan lainnya, berhasil lolos setelah sempat kejar-kejaran dengan petugas.

Barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya seperangkat alat untuk yang dipakai membobol ATM dan satu unit kendaraan jenis MPV. Mini bus merah berplat nomor F 1328 RS tersebut ringsek bagian depannya, setelah menghantam sebuah pohon di jalan Raden Wijaya. Dua pelaku yang berada di dalam mobil, berhasil kabur.

Akhmad Choirul Anam, perwakilan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) Kota Probolinggo membenarkan, kalau salah satu pelaku pembobol ATM di depan toko computer, dibekuk petugas. Sedang 2 komplotannya, berhasil lolos dari sergapan petugas. Mereka kabur mengendarai mobil Ertiga ke arah timur dan dikejar petugas.

 “Memang disanggong. Kami bawa anggota Polresta,” ungkap wakil kepala SSI cabang Pobolinggo.

Disebutkan, SSI merupakan perusahaan jasa yang yang bekerjasama dengan BNI, mengawasi dan memantau ATM. Pada Jumat, (27/9) lalu, terdeteksi sejumlah ATM mengalami Vandalisme. Sinyal memberitahukan ke pusat pantau, kalau di mesin ATM ada benda atau uang yang nyangkut. Atas kejadian itu, pihaknya melakukan penelusuran.

“Di hari yang sama jam berbeda, ATM di Wonoasih, Pajarakan, Kraksan dan sejumlah titik lainnya mengalami gangguan. Saat kita periksa, tempat keluarnya uang, miring,” bebernya.

Bahkan situasi seperti itu, berlanjut pada esok harinya, yakni Sabtu (28/9). ATM yang mengalami gangguan diantaranya, ATM di Alun-alun, di pusat perbelanjaan Graha Mulia (GM) dan depan toko computer. Tak berhenti di hari itu, gangguan juga terjadi pada Minggu (29/9) pagi di beberapa ATM.

 “Jadi kita berinisiatif nyanggong. Lokasi yang kami pilih ATM di depan toko computer. Kami yakin, pelaku akan ke sana. Saya sama anggota Polresta nyanggong disana,” ujarnya.

Rupanya prediksi pria yang biasa dipanggil Anam itu, benar. Setelah satu jam menunggu, sebuah mobil Suzuki Ertiga nopol F 1328 RS datang dan parkir di belakang mobil yang dikendarai Anam dan petugas. Khawatir dicurigai, Anam memutar kendaraannya dan parkir di belakang mobil pelaku. Dua orang keluar dari mobil dan masuk ke mesin ATM.

 “Pelakunya lebih dari dua. Yang satu ada di dalam kendaraan, dan mobil dalam keadaan on atau hidup,” imbuhnya.

Petugas membiarkan dua pelaku melancarkan aksinya hingga berhasil mengeluarkan uang dari ATM. Saat dua pelaku keluar, langsung disergap petugas. Namun sayang, hanya satu pelaku yang tertangkap. Satu pelaku lainnya berhasil masuk ke kendaraannya dan langsung kabur.

 “Kedua pelaku hendak masuk ke mobil. Hanya satu yang tertangkap. Tasnya berhasil ditarik oleh petugas,” pungkasnya.

Tak ingin pelaku lolos, petugas kemudian mengejar mobil yang dikendarai pelaki ke arah timur. Di perempatan sebelum TWSL, pelaku belok kanan atau ke selatan lewat di jalan Raden Wijaya. Nahas, mobil Ertiga yang dibawa pelaku menghantam pohon di pinggir jalan. Dua pelaku langsung keluar dan kabur dengan menumpang truk yang melintas di jalan tersebut. Dimungkinkan, pelaku takut lantaran di perempatan agak ke selatan banyak orang. Mereka mengatur arus lalu lintas agar kendaraannya tidak melintas di jalan yang rusak dengan mendapatkan imbalan dari sopir.

“Kata warga, pelaku gandol truk ke selatan. Kontak mobilnya dibuang. Warga yang menemukan,” sebut petugas Polsek Mayangan yang mengamankan mobil pelaku.

Salah satu rekan Anam menambahkan, ada beberapa ATM yang mengalami gangguan. Diantaranya, ATM di Kelurahan Sumbertaman, RSUD DR Muhammad Saleh Jalan DI Panjaitan, ATM di depan Telkom Alun-alun dan di pusat perbelanjaan KDS, serta di toko computer tersebut. Saat ditanya, apakah ATM yang didatangi pelaku, ikut dibobol dan berapa jumlah uang yang diambil di tiap ATM, ia menjawab, tidak tahu pasti.

“Kita Belum tahu pasti. Kalau pelaku berhasil mengeluarkan satu kotak, berarti uang yang keluar Rp 1.250.00. Kan satu kotaknya berisi segitu. Mesin ATM-nya nggak sampai dibobol. Pelaku mengambil uang satu kali. Makanya, berpindah-pindah,” ujar pria yang berada di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota (Polresta), AKP Nanang Fendy Dwi Susanto membenarkan kejadian pada sekitar pukul 14.30 WIB itu. Pria yang diduga membobol ATM di toko computer itu berinisial R, warga Provinsi Lampung.

 “Ada 3 pelaku, tapi yang dua melarikan diri. Masih kami buru,” tandasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan, satu unit mobil dan sejumlah uang serta seperangkat alat yang digunakan pelaku untuk membobol mesin ATM. Salah satu alat berfungsi untuk mengganjal pintu keluar masuknya uang dari mesin ATM.

“Kita masih periksa saksi dan terduga R. Untuk uangnya masih belum tahu jumlahnya. Kasus ini masih kami dalami. Bisa jadi komplotan Lampung yang bermain di wilayah kami,” pungkasnya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar