Kamis, 12 September 2019

Sosialisasikan Ops. Patuh Semeru 2019, Kapolres Jadi Pembina Upacara Di SMAN 1


Dalam rangka pelaksanaan Ops. Patuh Semeru 2019, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal S.H, S.I.K, M.Hum menjadi inspektur upacara dalam pelaksanaan kegiatan Upacara Bendera di SMA N 1 Kota Probolinggo, Senin (09/09/19) pagi.

“Jiwa pertemanan pelajar SMA sangat erat namun jangan sampai dijadikan sebagai ajang tawuran, perkelahian hingga kenakalan remaja lainnya.” Kata AKBP Alfian.
Dalam kegiatan ini, Kapolres juga memberikan penekanan kepada para siswa peserta upacara agar selalu mengutamakan keselamatan pada saat menggunakan kendaraan baik R2 maupun R4. Hal tersebut bisa dimulai dari peralatan berkendara yang paling sering dilupakan namun memiliki peran penting, Helm. Kapolres menjelaskan, pemakaian helm sangatlah penting pada saat kita berada di jalan raya karena helm melindungi organ utama kita apabila terjadi sesuatu di jalan.

“Saat ini jajaran Kepolisian sedang melaksanakan kegiatan Ops Patuh Semeru 2019. Silahkan untuk adik – adik selalu menggunakan helm pada saat berkendara. Bagi adik – adik yang masih dibawah umur, jangan membawa R2 sendiri. Berangkat ke sekolah bisa dengan menggunakan angkutan umum ataupun angkutan online demi keselamatan adik – adik”. Terang Kapolres.

Kapolres juga menambahkan siswa – siswi SMA merupakan usia remaja dan penentuan jati diri hingga keingintahuan yang besar dalam mencoba hal-hal baru maka jadikan momentum itu untuk belajar dan mencari hal-hal yang positif melalui olahraga, keilmuan, kesenian dan  bakat-bakat lainnya serta jauhi Narkoba, miras dan sejenisnya untuk masa depan yang gemilang.

“Jadikan bapak dan ibu guru di sekolah sebagai panutan serta bentengi giri dari Paham Radikalisme dengan tidak mudah terpengaruh dengan konten, ajakan, tulisan hingga video khususnya di medsos yang tidak diketahui kebenarannya.” Pesan Kapolresta.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi / komitmen bersama  untuk membentuk lingklungan sekolah anti Kenakalan Remaja, Narkoba dan Radikalisme oleh seluruh warga SMA N 1 Probolinggo dilanjutkan dengan pembagian helm kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh AKBP Alfian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar